PONTIANAK POST - Kodam XII/Tanjungpura resmi melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun Anggaran 2025 di Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini dibuka serentak pada Rabu (19/2) oleh pejabat daerah di masing-masing wilayah sasaran dan akan berlangsung hingga 20 Maret 2025, melibatkan empat wilayah Kodim di bawah jajaran Kodam XII/Tanjungpura.
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, menjelaskan bahwa TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilakukan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementerian terkait, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Program ini bertujuan mempercepat pembangunan di pedesaan, terutama di daerah yang masih membutuhkan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan. Tahun ini, TMMD mengusung tema "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah."
Di Kalimantan Barat, TMMD Imbangan dilaksanakan oleh Kodim 1209/Bengkayang, sementara di Kalimantan Tengah, TMMD Reguler digelar di tiga wilayah, yaitu Kodim 1014/Pangkalan Bun, Kodim 1015/Sampit, dan Kodim 1019/Katingan. Wilayah-wilayah ini dipilih berdasarkan kebutuhan pembangunan dan dampak yang dapat langsung dirasakan masyarakat.
Pelaksanaan TMMD kali ini mencakup pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial. Infrastruktur yang menjadi prioritas meliputi pembangunan dan peningkatan jalan desa, pembangunan jembatan serta gorong-gorong, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu, perbaikan sarana ibadah, serta pembangunan fasilitas air bersih. Sementara itu, kegiatan sosial meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan untuk memperkuat nilai nasionalisme, penyuluhan kesehatan, pelayanan kesehatan gratis, serta distribusi sembako dan layanan administrasi kependudukan.
Jamallulael menegaskan bahwa TMMD adalah wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu pembangunan daerah, khususnya di pedesaan yang masih memerlukan perhatian lebih.
Ia berharap program ini dapat meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat, dengan harapan dapat mempercepat pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (ash)
Editor : A'an