Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Siswa SDN 08 Sungai Raya Alami Keracunan Usai Makan Makanan Program MBG, Begini Penjelasan Disdikbud Kubu Raya

A'an • Rabu, 26 Februari 2025 | 11:44 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Arianto.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Arianto.

 

PONTIANAK POST - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di 15 sekolah, dengan sasaran 5.279 siswa di Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Kakap, menghadapi kendala di beberapa titik. Salah satu insiden yang mencuat terjadi di SDN 08 Sungai Raya, Desa Parit Baru, di mana sejumlah siswa diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disediakan dalam program tersebut. 

Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa ini terjadi pada hari ketiga pelaksanaan program MBG. Sejumlah siswa kelas lima di SDN 08 Sungai Raya mengeluhkan bau tidak sedap dari paket makanan yang mereka terima, yang berisi nasi, lauk ikan, sayur, tahu, dan buah pepaya. Beberapa siswa mengalami muntah-muntah dan sakit perut setelah mengonsumsi makanan tersebut. 

Zulkifli, salah seorang guru di SDN 08 Sungai Raya, membenarkan adanya keluhan dari siswa mengenai kualitas makanan. Menurutnya, kemasan makanan saat itu tampak beruap, yang kemungkinan menyebabkan perubahan rasa dan tekstur makanan. "Mungkin karena proses pengemasan. Dalam beberapa hari ini, saya lihat nasi dalam kondisi panas, lauk juga panas. Mungkin itu yang menyebabkan adanya perubahan rasa dan tekstur pada makanan," ujarnya. 

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Arianto, mengonfirmasi adanya laporan terkait insiden tersebut. "Informasi awalnya memang ada beberapa siswa yang mengalami gejala yang diduga keracunan atau tidak cocok dengan makanan MBG yang diberikan," ungkap Arianto kepada Pontianak Post, Selasa (25/2), di Sungai Raya. 

"Namun, setelah kami mendatangi sekolah bersama Dinas Kesehatan, pihak penyedia, dan pihak terkait lainnya, kami menemukan bahwa itu bukan karena keracunan, melainkan karena menu yang disajikan hari itu adalah lauk ikan masak suir. Bau ikan yang menyengat membuat sebagian siswa enggan makan. Ada juga siswa yang vegetarian atau tidak diperbolehkan oleh orang tuanya untuk makan ikan dan daging," sambungnya.

Terkait langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, Arianto menyebutkan bahwa insiden ini hanya dialami oleh lima siswa. Meski demikian, pihaknya bersama Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengevaluasi pelaksanaan MBG di Kubu Raya, khususnya di SDN 08 Sungai Raya. "Kami juga akan menunggu hasil investigasi dari BGN untuk memastikan penyebab pastinya dan mencari solusi agar ke depan lebih baik," tutup Arianto. (ash) 

Editor : A'an
#Makan Bergizi Gratis #kubu raya #keracunan makanan