SUNGAI RAYA – Satu lagi kasus bunuh diri terjadi di Kalimantan Barat terjadi dalam beberapa hari terakhir. Warga Komplek Istana Griya, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berinisial M (38) yang ditemukan tewas dalam posisi tergantung di dapur rumahnya, Selasa sore (8/4) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban yang merupakan warga setempat diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan dari permasalahan keluarga.
Baca Juga: Tidak Ada Masalah Keluarga, Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri
Kejadian tragis tersebut dibenarkan Kapolsek Sungai Raya, AKP Haryanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade. Dalam keterangannya, Ade menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh seorang tetangga yang diminta mengecek kondisi korban atas permintaan istrinya, yang saat itu berada di Kabupaten Sambas.
“Istri korban yang sedang berada di Kabupaten Sambas menghubungi tetangga melalui pesan WhatsApp karena tak bisa menghubungi suaminya. Ia lalu meminta bantuan untuk mengecek kondisi korban,” kata Ade saat dikonfirmasi, Rabu pagi (9/4), di Sungai Raya.
Saksi yang menerima pesan tersebut segera mendatangi rumah korban di Jalan KH. Abdurrahman Wahid, Komplek Istana Griya. Setelah beberapa kali memanggil korban dan tidak mendapat respons, saksi mengintip dari celah pintu dan melihat sepeda motor korban masih terparkir di dalam rumah.
“Melihat hal itu, saksi melapor kepada Ketua RT. Bersama Ketua RT, saksi masuk ke rumah melalui jendela depan yang tidak terkunci. Saat masuk, mereka menemukan korban tergantung di dapur dengan menggunakan seutas kabel,” jelas Ade.
Tim Inafis Polres Kubu Raya bersama anggota Polsek Sungai Raya yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan dari pihak keluarga, korban diduga mengalami depresi yang berkaitan dengan masalah rumah tangga.
“Dugaan depresi diperkuat oleh keterangan keluarga dan saksi yang mengenal korban,” ujar Ade.
Baca Juga: Unpad Keluarkan Dokter PPDS Usai Dugaan Kekerasan Seksual di RSHS
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak.
Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental orang-orang di sekitarnya, serta tidak ragu mencari bantuan profesional jika mengalami tekanan hidup.
“Kami mengimbau agar masyarakat lebih peka terhadap kondisi mental lingkungan sekitar. Jika ada tekanan hidup, jangan segan mencari pertolongan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tutup Aiptu Ade. (ash)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro