PONTIANAK POST – Memasuki hari ketiga pencarian, tiga korban kecelakaan speedboat LB. Yakin Usaha V yang tenggelam di perairan Jermal 9, Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, masih belum ditemukan hingga Minggu (20/4).
Proses pencarian terus dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan bersama warga setempat. Ketiga korban yang masih dinyatakan hilang adalah Zwagery Andi Stepanus, Sanusi, dan Ari Nopiandi, yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Pontianak Barat.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mewakili Kapolsek Batu Ampar Ipda Rachmatul Isani Fachri, menyampaikan bahwa pencarian terus diupayakan secara maksimal oleh tim gabungan yang terdiri dari personel SAR, kepolisian, TNI, BPBD, serta masyarakat sekitar.
“Proses pencarian difokuskan di titik tenggelamnya kapal serta wilayah perairan sekitarnya. Cuaca menjadi tantangan terbesar karena hujan lebat dan angin kencang sangat menghambat jarak pandang dan pergerakan tim di lapangan,” ujar Ade saat ditemui di Sungai Raya, Minggu siang.
Meski demikian, semangat para petugas tidak surut. Semua potensi SAR dikerahkan, termasuk dukungan aktif dari nelayan setempat yang sejak awal terlibat dalam pencarian.
“Kami mohon doa dari masyarakat Kabupaten Kubu Raya agar ketiga korban segera ditemukan, dalam kondisi apa pun. Doa juga sangat kami harapkan untuk keselamatan seluruh tim pencarian yang terus berjibaku di lapangan,” ungkapnya.
Ade menambahkan, sejak Sabtu (19/4), tim telah melakukan penyisiran menggunakan perahu karet, perahu kayu milik warga, hingga pemantauan dari atas menara jermal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Sebelumnya diberitakan, insiden tenggelamnya speedboat LB Yakin Usaha V terjadi pada Kamis (18/4). Kapal yang mengangkut 15 orang penumpang, termasuk pengemudi, dilaporkan karam setelah dihantam gelombang tinggi akibat cuaca buruk. Sebelum tenggelam, kapal sempat bertambat di Jermal 9, namun ombak besar yang terus menerjang membuat kapal oleng dan akhirnya tenggelam.
Sebagian besar penumpang berhasil diselamatkan oleh awak tugboat yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Namun, tiga penumpang lainnya tidak sempat menyelamatkan diri dan terseret arus.
“Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan. Kami berharap cuaca segera membaik agar area pencarian bisa diperluas dan tim dapat bergerak lebih optimal,” tutup Ade. (ash)
Editor : Hanif