Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lima Polsek di Kubu Raya Gencarkan Patroli Jalan Kaki

Ashri Isnaini • Jumat, 16 Mei 2025 | 11:43 WIB
PATROLI: Anggota Polres Kubu Raya saat melakukan patroli malam. Aksi ini dilakukan serentak oleh seluruh Polsek yang mauk dalam wilayah Polres Kubu Raya.
PATROLI: Anggota Polres Kubu Raya saat melakukan patroli malam. Aksi ini dilakukan serentak oleh seluruh Polsek yang mauk dalam wilayah Polres Kubu Raya.

PONTIANAK POST – Dalam upaya meningkatkan keamanan di tengah masyarakat, lima Polsek jajaran Polres Kubu Raya mengintensifkan patroli jalan kaki di kawasan-kawasan rawan kriminalitas. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk menciptakan keamanan, kondusivitas, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mengatasi praktik premanisme yang masih terjadi di tempat-tempat umum.

Patroli difokuskan pada titik-titik strategis seperti pelabuhan dan pasar tradisional, terutama pada jam-jam rawan aktivitas ekonomi dan keramaian warga. Kelima Polsek yang melaksanakan patroli intensif tersebut adalah Polsek Rasau Jaya, Polsek Terentang, Polsek Kubu, Polsek Teluk Pakedai, dan Polsek Batu Ampar.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa patroli jalan kaki merupakan langkah preventif sekaligus responsif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mencegah dan menindak aksi premanisme, pungutan liar, serta tindak kriminal lainnya. Patroli jalan kaki juga memungkinkan personel kami menyerap informasi langsung dari masyarakat terkait situasi di lapangan,” ujar Ade, Kamis (15/5).

Ade menilai kehadiran fisik aparat kepolisian secara langsung di tengah masyarakat sangat penting, terutama di area pusat aktivitas ekonomi. “Kami ingin meningkatkan rasa aman di masyarakat, sebagaimana yang selalu ditekankan oleh Bapak Kapolres. Polisi harus hadir secara aktif agar masyarakat merasa terlindungi, tidak terintimidasi, dan bebas dari ancaman premanisme,” tegas Ade.

Selain menekan potensi gangguan premanisme, patroli jalan kaki juga berfungsi sebagai upaya pencegahan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). “Kami ingin menutup ruang gerak pelaku-pelaku kejahatan yang mengganggu kenyamanan dan ketenangan masyarakat. Dengan pola patroli yang humanis namun tetap tegas ini, kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan patroli, sinergi juga dibangun bersama para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga tokoh adat. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat semangat kolektif dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan sosial di tengah masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Ade mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan atau menjadi korban aksi premanisme, pemalakan, atau tindak kriminal lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110, Polsek terdekat, atau langsung kepada petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah masing-masing. “Keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketertiban bersama. Kami akan terus hadir dan bergerak untuk menciptakan Kubu Raya yang aman, nyaman, dan terbebas dari aksi kejahatan jalanan,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#Cegah Kriminalitas #patroli jalan kaki #premanisme #polsek #jaga kamtibmas #kubu raya