Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pria Pendiam Asal Pontianak Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah Kakaknya

Ashri Isnaini • Senin, 2 Juni 2025 | 11:40 WIB
BUNUH DIRI: Polisi saat melakulan olah TKP di rumah tempat meninggalnya JI (36), Jumat (30/5).
BUNUH DIRI: Polisi saat melakulan olah TKP di rumah tempat meninggalnya JI (36), Jumat (30/5).

PONTIANAK POST – Seorang pria asal Pontianak Barat, JI (36), ditemukan tewas tergantung di rumah kakaknya di Dusun Nipah, Desa Rengas Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat (30/5) sekitar pukul 04.15 WIB. Peristiwa ini menggemparkan warga yang tengah bersiap menunaikan salat subuh. Korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan kain sarung di tangga menuju lantai dua rumah kakaknya, yang beralamat di Jalan Pembangunan, Dusun Nipah, Desa Rengas Kapuas.

Menurut keterangan kepolisian, jasad korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya saat hendak melaksanakan salat subuh. Melihat kondisi adiknya tergantung dan tidak bernyawa, sang kakak bersama anggota keluarga lainnya langsung menurunkan tubuh korban dan meminta bantuan warga sekitar.

Kapolsek Sungai Kakap, Ipda Dolas, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. "Korban ditemukan tergantung menggunakan sarung yang diikatkan di tangga lantai dua. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal," jelas Aiptu Ade dalam keterangan tertulis kepada wartawan.

Ade menambahkan, dari keterangan adik korban, sekitar pukul 02.00 WIB terdengar suara benda jatuh dari lantai dua, namun tidak dicurigai dan tidak dicek. "Dugaan sementara, suara tersebut berasal dari saat korban melakukan aksi gantung diri," ujarnya.

Pengumpulan keterangan dari keluarga dan saksi menunjukkan korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan tertutup. Ia tidak pernah terbuka mengenai masalah pribadinya, bahkan kepada keluarga. "Pihak keluarga menyatakan korban tidak menunjukkan tanda-tanda depresi atau tekanan berat. Korban dikenal sangat pendiam dan cenderung memendam masalah," tambah Ade.

Meski keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak visum maupun autopsi, Polsek Sungai Kakap tetap melanjutkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. "Penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan kejadian ini benar-benar bunuh diri dan tidak ada indikasi tindakan kriminal," tegasnya, sembari menyatakan jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat. (ash)

Editor : Hanif
#Rengas Kapuas #Gantung diri #pria pendiam #Tewas Tergantung #Pontianak Barat