PONTIANAK POST - Idul Adha tak sekadar tentang pengorbanan, tetapi juga tentang mempererat simpul-simpul kebersamaan. Polres Kubu Raya menjadikan momentum ini untuk menebar kebaikan, dengan menyembelih dan mendistribusikan 15 ekor hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada warga sekitar, termasuk mereka yang membutuhkan dari lintas agama.
Kegiatan penyembelihan beberapa hewan kurban ini dilaksanakan di halaman Mapolres Kubu Raya pada Sabtu (7/6/2025). Total hewan kurban yang dihimpun Polres Kubu Raya terdiri dari 2 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut kemudian disalurkan ke sejumlah masjid, pondok pesantren, serta warga di lingkungan sekitar Mapolres Kubu Raya.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menegaskan kegiatan kurban ini tidak hanya ditujukan kepada umat Muslim, tetapi juga menyasar masyarakat non-Muslim sebagai bentuk kepedulian sosial dan simbol toleransi yang dijunjung tinggi oleh institusi kepolisian.
“Kami ingin momen Iduladha ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Daging kurban yang kami salurkan tidak hanya untuk umat Muslim, tetapi juga kami berikan kepada saudara-saudara kita yang non-Muslim. Ini bentuk kepedulian Polres terhadap seluruh lapisan masyarakat,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika usai menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Tokoh Agama Kubu Raya, Habib Toha.
Langkah Polres Kubu Raya ini mendapat apresiasi tinggi dari tokoh agama setempat. Habib Toha, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya atas komitmen berkelanjutan Polres dalam berbagi kepada masyarakat setiap momen Iduladha.
“Saya sangat bersyukur dan bahagia melihat kepedulian Polres Kubu Raya yang tidak pernah absen mendistribusikan hewan kurban kepada masyarakat sekitar setiap tahun. Ini adalah contoh nyata dari semangat berbagi yang menjadi inti dari perayaan Iduladha,” ungkap Habib Toha.
Lebih jauh, dia menekankan esensi dari kurban bukan hanya pada prosesi penyembelihan, tetapi pada nilai-nilai spiritual seperti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat kurang mampu.
“Inti dari kurban adalah bagaimana kita rela mengorbankan sesuatu yang kita miliki untuk berbagi kepada sesama, termasuk kepada masyarakat sekitar dan kaum duafa. Ini sangat dianjurkan dalam setiap ajaran agama, dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam kehidupan beliau sehari-hari, seperti yang sering beliau tunjukkan kepada Siti Aisyah,” jelasnya.
Habib Toha juga menyoroti pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan para tokoh agama. Dia menilai sejak awal berdirinya Polres Kubu Raya, hubungan harmonis antara kepolisian dan ulama selalu terjaga dengan baik, bahkan lintas agama pun turut menjalin hubungan yang erat.
“Alhamdulillah, sejak Kapolres pertama hingga yang kelima sekarang ini, sinergi antara Polres Kubu Raya dengan para ulama sangat terjalin baik. Bahkan lintas agama pun bersinergi dengan baik. Terlebih lagi, Pak Kapolres AKBP Kadek Ary Mahardika juga sering turun langsung ke lapangan, menyapa masyarakat, dan membangun komunikasi yang erat dengan para tokoh agama,” tutur Habib Toha.
Dia berharap, pembagian hewan kurban ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, menumbuhkan kasih sayang, dan mempererat toleransi antarumat beragama di wilayah Kubu Raya.
“Melalui momen ini juga menjadi pengingat pentingnya berbagi sebagai wujud nyata cinta dan penghargaan terhadap sesama,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif