Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Makna Kurban di Kodam Tanjungpura, Ajak Belajar Tak Terlalu Cinta Dunia

Ashri Isnaini • Sabtu, 7 Juni 2025 | 13:04 WIB
PEMOTONGAN KURBAN: Suasana pemotongan hewan kurban di Makodam XII/Tanjungpura, Jumat (6/6).
PEMOTONGAN KURBAN: Suasana pemotongan hewan kurban di Makodam XII/Tanjungpura, Jumat (6/6).

PONTIANAK POST  — Kodam XII/Tanjungpura menggelar Salat Iduladha 10 Dzulhijjah 1446 H/2025 M sekaligus penyembelihan hewan kurban di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tanjungpura, pada Jumat (6/6). Salat Iduladha dipimpin oleh Ustaz M. Fariz, yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura, Indah Jamallulael, bersama para pejabat utama Kodam, prajurit, PNS, serta masyarakat sekitar.

Usai pelaksanaan Salat Id, Mayjen Jamallulael secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada Kabintaljarahdam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Supyan Munawar, yang juga menjabat Ketua Panitia Kurban. Tahun ini, Masjid Nurul Ikhlas Makodam XII/Tanjungpura menerima sebanyak 23 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Daging kurban tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Dalam sambutannya, Pangdam menekankan makna ketaatan dan keikhlasan dalam ibadah kurban, seraya meneladani kisah Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya karena perintah Allah SWT.

“Sampai hal yang berat pun, kalau itu perintah Allah, kita harus laksanakan. Kurban itu membunuh apa yang kita cintai, agar cinta kita kepada Allah tidak tersaingi,” tegasnya.

Mayjen Jamallulael juga mengingatkan keluarga besar Kodam XII/Tpr untuk tidak terikat secara berlebihan pada harta dan jabatan duniawi, karena semuanya adalah titipan Allah. “Kalau ada rezeki dan kita mampu, tunaikanlah ibadah kurban. Ini bentuk latihan untuk tidak terlalu mencintai dunia,” ujarnya.

Ia pun mengutip surat Al-Kautsar sebagai pengingat. “Saya harapkan, mari kita belajar untuk tidak terlalu mencintai apa yang telah Allah titipkan. Dalam Surah Al-Kautsar ayat pertama disebutkan: ‘Innā a‘ṭainākal-kawṡar’ sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Ayat kedua, ‘Faṣalli li rabbika wan-ḥar’, maka dirikanlah Salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah,” pungkasnya. (ash)

Editor : Miftahul Khair
#KODAM TANJUNGPURA #iduladha #kurban