Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Karhutla Dekati Permukiman, Tim Gabungan Berlomba Padamkan Api di Rasau Jaya

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 12 Juni 2025 | 18:38 WIB

 

 

PADAMKAN: Petugas gabungan berjibaku memadamkan karhutla di Dusun Rasau Karya, Kecamatan Rasau Jaya, Kubu Raya, Rabu (11/6).
PADAMKAN: Petugas gabungan berjibaku memadamkan karhutla di Dusun Rasau Karya, Kecamatan Rasau Jaya, Kubu Raya, Rabu (11/6).

PONTIANAK POST — Asap tebal mengepul dari lahan gambut di Dusun Rasau Karya, Desa Rasau Jaya Umum, Rabu (11/6) siang. Api cepat menjalar di antara semak belukar dan vegetasi akasia, hanya sekitar 200 meter dari rumah-rumah warga.

Dalam waktu singkat, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas ± 5 hektare mengancam kawasan pemukiman.

Kebakaran terjadi di kawasan areal penggunaan lain (APL), tepatnya di Jalan Sekunder C, ujung cabang kiri depan Panti Asuhan Amal Jariyah, RT 28 RW 09, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Tim gabungan berhasil melokalisasi dan memadamkan api di area seluas 1,4 hektare.

Mereka terdiri dari personel Polsek Rasau Jaya, TNI dari Danramil 1207/Pontianak, Tim Pemadam TNI AU, Daops Manggala Agni VIII Pontianak, BPBD Kalbar, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Rasau Jaya Umum.

Petugas memanfaatkan sumber air dari parit galian sedalam 100 cm, dengan muka air setinggi sekitar 80 cm, yang terletak sekitar 50 meter dari titik api.

Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Saleh, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, menegaskan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi dalam menanggulangi karhutla, terlebih karena jaraknya yang dekat dengan permukiman.

“Kami bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi dan melakukan penyekatan serta pembasahan agar api tidak meluas. Sumber air memang terbatas, namun kami tetap berupaya maksimal untuk mengendalikan kebakaran ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (12/6), di Sungai Raya.

Ade juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki identitas pemilik lahan yang terbakar. Penyelidikan turut menelusuri apakah kebakaran disebabkan oleh kelalaian atau unsur kesengajaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika terbukti melanggar, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga sore hari, tim gabungan masih melanjutkan pemadaman dengan fokus pada proses pendinginan dan penyekatan titik-titik api aktif. Lokasi kejadian tercatat pada koordinat GPS -0.190960, 109.330986 untuk memantau potensi munculnya titik api baru.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor jika melihat indikasi kebakaran," ujarnya.

"Terutama di musim kemarau yang rawan karhutla. Pemantauan secara berkala terus dilakukan guna memastikan situasi benar-benar aman dan terkendali,” pungkasnya. (ash)

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Rasau #karhutla