PONTIANAK POST – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Jainal Abidin, mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan menanam pohon dan mengurangi penggunaan plastik. Kesadaran menjaga bumi harus ditopang dengan kebijakan yang kuat agar bisa berjalan secara berkelanjutan dan menyentuh semua lapisan masyarakat.
“Sampah plastik ini sangat susah diuraikan. Butuh waktu ratusan tahun untuk bisa terurai secara alami. Maka, untuk memberikan penekanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, sudah saatnya kita memiliki regulasi khusus yang mengatur pengelolaan sampah, baik itu sampah basah, sampah kering, maupun sampah plastik,” ungkap Jainal Abidin kepada Pontianak Post, Senin (16/6), di Sungai Raya.
Jainal menyatakan persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah plastik, tidak bisa hanya mengandalkan imbauan atau gerakan sukarela. Diperlukan landasan hukum berupa peraturan daerah (perda) yang bisa menjadi acuan bersama dalam pengelolaan sampah dan upaya pelestarian lingkungan.
“Perda ini penting, agar kita punya dasar hukum yang jelas. Dengan adanya perda, masyarakat akan lebih memahami hak dan kewajibannya dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk bagaimana memilah dan membuang sampah dengan benar,” ujarnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan regulasi ini, mulai dari organisasi masyarakat, komunitas lingkungan, hingga pelaku usaha yang turut menghasilkan limbah plastik. Dia berharap pemerintah kabupaten bersama DPRD dapat segera membahas dan mengesahkan perda tersebut.
“Kalau regulasinya sudah ada, maka gerakan yang sudah dimulai bupati bisa lebih masif dan terarah. Kita juga bisa dorong pengelolaan sampah berbasis komunitas, edukasi ke sekolah-sekolah, hingga insentif bagi usaha ramah lingkungan,” tambahnya.
Dukungan terhadap gerakan menanam pohon dan pengurangan plastik ini dinilai sebagai bagian dari langkah konkret menghadapi ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. “Selain menyejukkan bumi, menanam pohon juga dapat meningkatkan kualitas udara, mencegah banjir, dan memperkuat ketahanan ekologis daerah,” tutup Jainal Abidin. (ash)
Editor : Hanif