PONTIANAK POST - DI tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa camat harus menjadi garda terdepan dalam pemerintahan daerah. Untuk itu, sinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dinilai penting agar program pembangunan dapat menjangkau hingga ke tingkat desa secara efektif.
“Camat memiliki posisi yang sangat strategis. Bukan hanya sebagai koordinator wilayah dan perangkat daerah, tapi juga sebagai motor penggerak percepatan pembangunan. Camat juga menjadi simpul komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta saluran utama penyampaian informasi hingga ke desa-desa,” ujar Sujiwo, Selasa (17/6), usai membuka Rapat Koordinasi Camat se-Kabupaten Kubu Raya di Aula Praja Utama, Kantor Bupati Kubu Raya.
Sujiwo menambahkan, Rapat Koordinasi Camat menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan kolaboratif. Dalam forum ini, ia menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya melalui Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk pemberdayaan personel TNI dan Polri.
“Alhamdulillah, berkat komunikasi yang intensif dengan Forkopimda dan dengan seizin Pangdam, Kapolda, Dandim, serta Kapolres, kita dorong pemanfaatan personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Mereka terlatih, siap pakai, dan memiliki kemampuan dalam kegiatan gotong royong, penertiban, hingga pelayanan publik,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap infrastruktur sektor keamanan, Sujiwo menyatakan komitmennya melalui pengalokasian anggaran dalam APBD Kubu Raya. Ia memastikan bahwa selama masa kepemimpinannya, pemerintah daerah akan melakukan pemugaran dan rehabilitasi sarana pelayanan publik seperti Polsek dan Koramil di berbagai kecamatan.
“Tahun ini kita mulai dengan Polsek Bandara dan Koramil Teluk Pakedai. Tahun depan menyusul beberapa lainnya. Ini bentuk nyata dukungan pemerintah daerah karena mereka juga merupakan pusat pelayanan publik yang harus kita perkuat,” tegas Sujiwo.
Di kesempatan yang sama, Sujiwo menekankan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dengan TNI-Polri bukan sekadar simbolik atau formalitas, melainkan sinergi nyata yang diwujudkan dalam kerja-kerja konkret demi kemaslahatan masyarakat. “Ini bukan sekadar lip service. Kita aplikasikan secara faktual bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah harus terus kita kristalkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif