Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tekan Stunting, Pemkab Kubu Raya Perkuat Peran Kader Desa di Lini Terdepan

Ashri Isnaini • Kamis, 3 Juli 2025 | 09:45 WIB
Yusran Anizam
Yusran Anizam

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya mempercepat penurunan angka stunting. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) di tingkat desa. Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya para kader kesehatan, dalam memastikan layanan dasar di bidang kesehatan dan pendidikan dapat diakses secara merata.

“Tantangannya adalah bagaimana Kader Pembangunan Manusia ini mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah desa, sekaligus menyerap aspirasi warga untuk disampaikan dalam musyawarah pembangunan desa,” ujar Yusran Anizam, Selasa (2/7) di Sungai Raya.

Menurutnya, peran strategis para kader antara lain adalah mendorong kehadiran balita ke posyandu atau fasilitas kesehatan terdekat. Kunjungan ke posyandu dinilai krusial untuk mendeteksi dini potensi stunting serta memastikan terpenuhinya asupan gizi balita secara optimal.

Guna memperkuat peran tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi KPM. Kegiatan ini bertujuan agar para kader memahami secara menyeluruh tugas pokok, fungsi, serta kebijakan yang melandasi peran mereka dalam pembangunan kesehatan di desa. “Harapan kami, ilmu yang diberikan dalam pelatihan ini bisa meningkatkan kinerja para kader dalam melayani masyarakat di wilayah masing-masing,” tambah Yusran.

Dalam kesempatan yang sama, ia memaparkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan kesehatan, menurunkan prevalensi stunting, dan meningkatkan cakupan balita yang datang ke posyandu. Berdasarkan data per Mei 2025, cakupan kunjungan balita ke posyandu di Kubu Raya telah mencapai 72,9 persen.

“Ini merupakan kemajuan yang patut diapresiasi, tetapi tetap membutuhkan perhatian serius agar target nasional dapat tercapai, yaitu prevalensi stunting sebesar 14,2 persen pada tahun 2029 dan kunjungan posyandu mendekati 100 persen,” tegasnya.

Ia pun mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga keluarga balita, untuk bergotong royong menurunkan angka stunting di Kubu Raya demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (ash)

Editor : Hanif
#stunting #Yusran Anizam #tingkat desa #pembangunan manusia #kader #kubu raya