PONTIANAK POST — Pada momen HUT ke-18 Kabupaten Kubu Raya, Bupati Kubu Raya Sujiwo mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan kabupaten termuda di Kalbar ini sejak dimekarkan pada 17 Juli 2007 silam.
“Kita patut berterima kasih kepada para pendahulu kita. Fondasi yang mereka letakkan, kini menjadi tugas kita bersama untuk memperkuatnya demi mewujudkan Kubu Raya yang lebih sejahtera,” ujar Sujiwo usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa yang digelar DPRD Kubu Raya dalam rangka memperingati HUT ke-18 Kubu Raya, Rabu (16/7) di Ruang Rapat DPRD Kubu Raya.
Dalam kesempatan tersebut Sujiwo juga memberikan penghormatan kepada para tokoh yang telah berjasa dalam proses pemekaran dan peletakan dasar-dasar pembangunan daerah. Menurutnya, apa yang dirintis para pendahulu menjadi tanggung jawab generasi saat ini untuk dilanjutkan dan diperkuat.
Namun, di tengah semangat peringatan, Sujiwo juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kubu Raya. Mulai dari keterbatasan anggaran daerah, pembangunan infrastruktur yang belum merata, hingga masih tingginya angka stunting di beberapa wilayah, disebut sebagai pekerjaan rumah bersama.
“Tantangan ini bukan halangan. Justru ini tanggung jawab kita bersama. Kita butuh sinergi, satu frekuensi, dan yang terpenting, jangan lelah untuk terus membangun,” tegasnya.
Dikesempatan yang sama Sujiwo juga mengapresiasi DPR RI, khususnya Komisi V, serta sejumlah kementerian terkait yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Kubu Raya. Dia menilai sinergi pusat dan daerah sangat penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di daerah-daerah pinggiran dan kawasan pesisir.
Orang nomor satu di Pemerintahan Kubu Raya ini menyebut, peringatan HUT ke-18 Kubu Raya tahun ini sengaja digelar secara sederhana, tanpa kemeriahan acara seremonial yang berlebihan. Sebaliknya, fokus kegiatan diarahkan pada aksi nyata, seperti: Kegiatan sosial berbasis masyarakat, aksi pelestarian lingkungan dan kampanye peningkatan partisipasi pembangunan sektor strategis.
Dia juga mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan, tidak hanya dengan dukungan moral, tetapi juga lewat aksi nyata di lapangan.
“Mari kita jaga lingkungan kita, perkuat UMKM lokal, dan dukung ketahanan pangan. Ini semua bagian dari cinta kita kepada Kubu Raya,” pungkas Sujiwo.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin, berharap peringatan ulang tahun ini bisa menjadi momen reflektif bagi seluruh pihak, baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat. Dia menekankan pentingnya mengevaluasi capaian selama 18 tahun terakhir dan merancang langkah strategis untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Usia 18 tahun adalah usia produktif, usia untuk berlari lebih cepat. Maka mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak menuju Kubu Raya yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” kata Jainal.
Sebagai informasi, Rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, para kepala OPD, serta sejumlah pihak terkait lainnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair