PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) adalah sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan besar. Menurutnya, tidak semua orang mampu melalui seleksi ketat dan latihan penuh disiplin untuk mengemban tugas tersebut.
“Tidak semua orang memiliki tekad, mental, dan fisik yang kuat untuk mendedikasikan diri dalam latihan setiap hari, bahkan di bawah terik matahari. Kami sangat bangga kepada kalian semua, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan mulia ini,” ujar Sujiwo usai mengukuhkan 28 anggota Paskibraka Kabupaten Kubu Raya Tahun 2025 di Aula Praja Utama Kantor Bupati, Jumat (15/8) malam.
Sujiwo menekankan, pembinaan fisik, mental, dan nasionalisme yang dijalani Paskibraka bukan hanya untuk bertugas pada momen peringatan 17 Agustus. Lebih dari itu, pengalaman tersebut harus membentuk karakter kepemimpinan dan jiwa patriotisme yang dapat diwujudkan di sekolah, keluarga, hingga lingkungan masyarakat. “Jadilah teladan yang menjaga nama baik pribadi, keluarga, dan daerah. Tanamkan semangat cinta Tanah Air, disiplin, serta kerja sama yang telah kalian pelajari selama pelatihan,” pesannya.
Bupati juga berharap para anggota Paskibraka dapat mengemban amanah dengan baik dan melaksanakan tugas pengibaran bendera pada Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan sempurna. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan pelatih yang telah mendidik hingga para calon Paskibraka siap bertugas.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Semoga perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan mendapat balasan yang setimpal,” ungkap Sujiwo.
Selain itu, orang nomor satu di Kubu Raya ini meminta instansi terkait melakukan inventarisasi data purna-Paskibraka agar pemerintah dapat hadir memberikan dukungan bila mereka menghadapi kendala di kemudian hari. “Mungkin ada yang kesulitan melanjutkan kuliah, kita bantu. Walaupun masa tugasnya singkat, mereka sudah mengabdikan diri. Mereka adalah putra-putri terbaik Kubu Raya,” ujarnya.
Tak hanya Paskibraka, Sujiwo juga meminta agar pendataan menyeluruh dilakukan terhadap putra-putri daerah berprestasi lainnya, seperti duta lingkungan, duta pariwisata, hingga duta budaya. Mereka, kata Sujiwo, harus mendapat apresiasi dan prioritas, baik dalam kesempatan kerja maupun pendidikan.
“Misalnya ada perusahaan di wilayah kita, ajukan anak-anak ini untuk bekerja jika memang membutuhkan. Kalau ada yang putus sekolah karena faktor ekonomi, pemerintah harus hadir memberi solusi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kubu Raya, Amini Maros, menambahkan bahwa pengukuhan Paskibraka merupakan momen penuh kebanggaan, baik bagi para peserta, keluarga, maupun masyarakat. “Mereka diharapkan mampu mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan sempurna sekaligus menjaga semangat kebangsaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif