Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pengurus KDMP Parit Baru Mundur Massal, Janji Insentif Tak Kunjung Realisasi

Ashri Isnaini • Senin, 1 September 2025 | 11:12 WIB
Musa
Musa

PONTIANAK POST – Belum genap setahun berjalan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Parit Baru diguncang masalah serius. Empat pengurusnya memilih mundur lantaran janji insentif yang dijanjikan sejak awal pembentukan tak kunjung dipenuhi. Kepala Desa Parit Baru, Musa, menjelaskan pengurus sudah bekerja sejak pembentukan pada 28 April 2025, termasuk melakukan perekrutan anggota. Hingga kini tercatat sekitar 80 orang telah bergabung. Namun, setelah lima bulan berjalan, kejelasan insentif tidak juga ada.

“Sebenarnya mereka mengundurkan diri karena mempertanyakan insentif. Mereka sudah terbentuk sejak 28 April, sekarang sudah lima bulan berjalan, tapi tidak ada kejelasan. Mereka pernah menanyakan ke saya, tapi saya tidak bisa menjawab karena itu bukan kewenangan saya,” ujar Musa, Minggu (31/8).

Musa menilai meski program koperasi belum berjalan penuh, para pengurus sudah menunjukkan komitmen sejak awal. Namun, tuntutan kepastian insentif yang tak kunjung terpenuhi membuat mereka mundur.

Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin, menilai pengunduran diri ini harus menjadi perhatian serius. KDMP merupakan program strategis pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. “Kami sangat menyayangkan adanya pengunduran diri sejumlah pengurus. Tentu ada sebabnya, tidak mungkin mereka mundur tanpa alasan,” ucap Jainal.

Menurutnya, selain insentif, masalah utama lain adalah belum cairnya modal usaha maupun modal kerja koperasi. Proposal sudah diajukan, namun anggaran belum juga turun. “Jangan sampai koperasi sudah di-launching, pengurus terbentuk, tapi anggarannya belum ada. Ini justru membuat beban pengurus semakin berat karena tidak bisa menjalankan fungsinya,” tegasnya.

Politisi PKB itu pun mendorong pemerintah pusat agar lebih matang mempersiapkan aspek pendanaan, sehingga semangat membangun ekonomi desa melalui koperasi tidak terhambat persoalan teknis. “Harapan kami, pemerintah pusat benar-benar memperhatikan pembiayaan ini agar koperasi desa bisa menjadi pilar penggerak ekonomi masyarakat,” tutupnya. (ash)

Editor : Hanif
#merah putih #DPRD KUBU RAYA #PARIT BARU #Koperasi Desa #Komitmen