PONTIANAK POST – Upaya pencarian terhadap Imanuel Ramebunu (36), kru kapal TB Kapuas Bahari 15 yang hilang saat menyelam memperbaiki kapal di Sungai Kapuas, kembali diperpanjang. Tim SAR gabungan memutuskan menambah masa operasi hingga dua hari setelah pencarian selama sepekan belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan perpanjangan dilakukan karena tim menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pada hari ketujuh kata Junetra, tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian hingga 14 nautical mile. Pada posisi tersebut, ditemukan pula pakaian korban.
“Maka kami mengambil kesimpulan kemungkinan korban terbawa arus sampai ke daerah tersebut. Untuk itu kami memutuskan menambah pencarian sebanyak dua hari, sehingga total menjadi sembilan hari. Evaluasi kembali akan dilakukan pada hari kesembilan,” terangnya, Rabu (10/9) di Sungai Raya.
Junetra menambahkan, pencarian juga akan diperluas. “Luas pencarian akan kami tambah lagi sekitar dua nautical mile dari 14 nautical mile sebelumnya,” jelasnya.
Namun, upaya pencarian tidak lepas dari sejumlah kendala. Cuaca menjadi faktor utama yang kerap menghambat operasi. “Kendala itu kadang-kadang faktor cuaca, hujan lebat, dan angin kencang. Pencarian akan dihentikan sementara apabila kondisi tersebut terjadi, dan akan dilanjutkan jika kondisi sudah memungkinkan,” ujar Junetra.
Untuk mendukung operasi, tim SAR gabungan mengerahkan berbagai peralatan, termasuk echomap livescope yang dapat mendeteksi objek hingga kedalaman 15 meter. Selain itu, penyelaman juga dilakukan di beberapa titik yang dicurigai.
Junetra juga menghimbau masyarakat pengguna jalur transportasi air agar turut membantu.
“Kami menghimbau kepada penggunaan jalur laut dari Rasau Jaya tujuan Teluk Batang dan sebaliknya, jika menemukan ataupun melihat korban agar segera menyampaikan informasi tersebut kepada kami,” tutup Junetra. (ash)
Editor : Miftahul Khair