PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memastikan ketersediaan gas elpiji tiga kilogram atau gas melon di Kubu Raya aman dan terkendali. Pernyataan ini disampaikan untuk meredam keresahan warga setelah muncul antrean di beberapa titik beberapa waktu lalu. “Memang sempat terjadi sedikit permasalahan di beberapa titik, seperti di Desa Mekar Baru dan Desa Kapur. Tapi itu bukan kelangkaan,” tegasnya Jumat (12/9) di Sungai Raya.
Menurut Jiwo, sapaan karibnya, antrean dipicu kendala teknis pada sistem aplikasi pembelian elpiji, terutama saat libur pada 5 September 2025 lalu. “Kemarin aplikasinya sempat tidak berjalan, sehingga terjadi penumpukan. Jadi bukan karena stok habis,” jelasnya.
Sujiwo menegaskan bahwa stok elpiji di agen dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) masih sangat aman. “Jangan panik menghadapi hal seperti ini, gas aman,” imbaunya. Ia juga memastikan pemerintah daerah bersama dinas terkait terus memantau distribusi agar berjalan lancar.
“Saya bersama jajaran dinas terus melakukan pemantauan, memastikan elpiji itu aman,” kata Sujiwo.
Pemerintah daerah, lanjutnya, memberi atensi khusus terhadap ketersediaan gas melon mengingat kebutuhan masyarakat yang tinggi. “Kami pastikan stok aman, Pertamina sudah menjamin. Dan kami akan kawal terus,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif