PONTIANAK POST – Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Selasa (30/9).
Dalam kunjungan tersebut, Ferry menyerahkan bantuan pembiayaan kredit melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) kepada KDMP Jeruju Besar. Ia juga berdialog interaktif dengan pengurus koperasi untuk mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan. “Ini merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap penguatan koperasi desa. Pemerintah berkomitmen mendorong pembiayaan produktif melalui sinergi LPDB dan Himbara,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, yang turut mendampingi kunjungan itu, menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan koperasi desa. Menurutnya, seluruh desa di Kubu Raya telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, kita sangat berbahagia bahwa Desa Jeruju Besar menjadi tempat berkumpul sekaligus mendapatkan arahan, bimbingan, dan informasi kebijakan langsung dari pemerintah,” ungkap Yusran.
Ia memaparkan, hingga kini sebanyak 123 desa di Kubu Raya telah membentuk koperasi desa yang terdaftar dalam sistem informasi koperasi nasional. Dari jumlah itu, 80 sudah diverifikasi dan sisanya masih berproses. Semua koperasi juga telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) serta perizinan usaha.
Namun demikian, Yusran mengakui sebagian koperasi masih menghadapi keterbatasan permodalan. Karena itu, dukungan pembiayaan dari pemerintah sangat penting bagi keberlanjutan koperasi desa. “Kali ini Desa Jeruju Besar menjadi koperasi pertama yang mendapatkan persetujuan bantuan kredit secara langsung. Alhamdulillah, ini adalah momentum pecah telur bagi koperasi desa kita,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif