PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur dasar di Kecamatan Kubu, wilayah yang dikenal memiliki kondisi geografis paling menantang di Kubu Raya. Pemerintah daerah kini memfokuskan perhatian pada pembangunan dan perbaikan jalan poros utama yang menghubungkan sejumlah desa pesisir, demi membuka akses dan mendorong pemerataan pembangunan.
“Kubu ini salah satu kecamatan dengan kondisi infrastruktur yang sangat menantang,” ujar Sujiwo saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di Aula Kecamatan Kubu, Kamis (2/10). Ia menegaskan, meski keterbatasan anggaran menjadi hambatan, pembangunan infrastruktur dasar di kawasan pesisir tetap akan dilanjutkan secara bertahap dan berkelanjutan. Setidaknya, ada tiga ruas jalan poros utama yang kini menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.
Ruas pertama menghubungkan Desa Kampung Baru, Jangkang 1, Jangkang 2, dan Teluk Nangka. Ruas kedua menghubungkan Desa Pinang Luar, Pinang Dalam, Kampung Baru, Air Putih, dan Ambawang. Sedangkan ruas ketiga menghubungkan Desa Ola-Ola dan Dabung. “Jalan poros dari Pinang Luar menuju Air Putih Ambawang Bemban saja panjangnya di atas 38 kilometer. Bayangkan, betapa besarnya tantangan di lapangan,” kata Sujiwo.
Panjang jalur dan kondisi geografis yang sulit membuat pembangunan di wilayah ini tidak bisa diselesaikan sekaligus. Karena itu, Sujiwo meminta masyarakat Kubu untuk bersabar dan terus mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
“Saya ini juga hanya manusia biasa. Keterbatasannya banyak, kekurangannya banyak. Tapi saya punya semangat, akses, dan teman-teman yang siap membantu. Selebihnya doa masyarakat serta keajaiban dan kebaikan Tuhan,” ujarnya dengan nada rendah hati.
Meski dihadapkan pada banyak hambatan, Sujiwo tetap optimistis. Ia menyampaikan bahwa pembangunan ruas jalan Kampung Baru–Teluk Nangka ditargetkan rampung tahun ini. Jika terealisasi, Sujiwo berencana menjadikan Musrenbang tahun depan sebagai momentum simbolis pencapaian pembangunan di Kecamatan Kubu.
“Nanti rombongan dari kabupaten akan menggunakan kendaraan roda empat menuju Kecamatan Kubu sebagai simbol bahwa akses jalan sudah bisa dilalui,” ungkapnya.
Selain jalan, Sujiwo juga menyoroti persoalan jembatan menuju Kantor Camat Kubu yang hingga kini masih menjadi kendala. Ia memastikan persoalan itu telah dikomunikasikan langsung dengan Gubernur Kalimantan Barat, dan sudah mendapat tanggapan positif.
“Pak Gubernur sudah menyanggupi untuk membangun tahun depan. Ini akan saya kawal dan ingatkan kembali, karena itu merupakan janji kampanye Pak Ria Norsan saat beliau hadir di sini,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sujiwo juga mengungkapkan adanya anggaran sekitar Rp30 miliar yang akan digelontorkan untuk pembangunan ruas jalan Pinang Luar–Bemban. Dana ini berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan program aspirasi Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. “Kubu ini memang menelan anggaran yang besar. Tapi yakinlah, ketika kita punya keinginan kuat, Tuhan akan memberikan jalan. Kita hanya perlu kesabaran yang revolusioner,” pungkas Sujiwo. (ash)
Editor : Hanif