PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperluas jangkauan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah. Hingga awal Oktober 2025, jumlah dapur penyedia makanan bergizi (SPPG/MBG) di Kubu Raya telah mencapai 39 dapur yang tersebar di hampir sembilan kecamatan.
“Dapur yang beroperasi sudah menjangkau hampir seluruh kecamatan di Kubu Raya. Saat ini kami sedang melakukan verifikasi terakhir untuk dapur ke-40,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Syarif Firdaus, kepada Pontianak Post, Minggu (5/10) di Sungai Raya.
Firdaus menjelaskan, setelah proses verifikasi selesai, pihaknya akan segera menyampaikan data resmi terkait jumlah dapur aktif, sekolah penerima program, dan jumlah siswa yang menerima manfaat MBG.
Meski berjalan lancar, Firdaus mengakui masih ada aduan dari masyarakat dan pihak sekolah terkait kualitas menu yang disajikan. Beberapa laporan menyebutkan, makanan yang diterima siswa kurang bervariasi bahkan ada yang mulai basi saat diterima.
“Sejumlah pengaduan itu langsung kami koordinasikan dengan pengelola dapur di bawah koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah masing-masing. Dari BGN sendiri sudah ada penunjukan koordinator mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan. Jadi koordinasi terus kami lakukan agar pelayanan semakin baik,” jelasnya.
Firdaus menilai, keberadaan dapur MBG merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah. Ia berharap pengelolaan dapur semakin profesional agar makanan yang diterima siswa tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga bergizi seimbang dan bervariasi. “Tujuannya tentu agar anak-anak kita bisa belajar dalam kondisi fisik yang sehat, tercukupi gizinya, dan pada akhirnya mampu mendukung prestasi akademik mereka,” tegasnya. (ash)
Editor : Hanif