PONTIANAK POST - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kubu Raya dalam beberapa hari terakhir tak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasi Humas Polres Kubu Raya, Iptu P. Pasaribu, menegaskan bahwa kewaspadaan menjadi kunci utama untuk mencegah korban jiwa akibat dampak cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan deras dan angin kencang. Jika sedang berada di jalan dan melihat pohon mulai miring atau ranting patah, segera cari tempat aman untuk berlindung. Jangan memaksakan diri berkendara dalam situasi berbahaya,” ujarnya, Kamis (9/10) di Sungai Raya.
Pasaribu juga mengingatkan warga untuk memeriksa kondisi rumah masing-masing. Atap dan dinding yang rapuh dapat menjadi ancaman serius saat diterpa angin kencang. Ia menyarankan agar masyarakat menjauh dari jendela dan benda berat ketika angin bertiup kencang. “Pastikan seluruh anggota keluarga berada di tempat yang aman. Cuaca ekstrem bisa menyebabkan kerusakan tanpa kita duga,” tambahnya.
Peringatan ini muncul menyusul insiden robohnya atap bangunan Madrasah Tsanawiyah Yayasan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Al-Machtumiyah di Dusun Kampung Baru II, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa sore (7/10). Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan bagian atap dan beberapa ruang kelas mengalami kerusakan parah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polsek Sungai Ambawang bersama aparat desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan area sekitar aman dari potensi bahaya susulan. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa cuaca ekstrem bisa berdampak kapan saja, bahkan di tempat yang dianggap aman seperti sekolah. Karena itu, koordinasi dan kesiapsiagaan warga sangat dibutuhkan.
“Kami berharap masyarakat terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Jika melihat kondisi berbahaya seperti pohon tumbang, tiang listrik miring, atau banjir mulai meninggi, segera lapor agar dapat segera ditangani dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Pasaribu. (ash)
Editor : Hanif