PONTIANAK POST - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menilai Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar TNI AU Lanud Supadio bersama Bulog Kalimantan Barat sangat membantu masyarakat, sekaligus mendukung pengendalian inflasi jelang akhir tahun. “GPM ini sangat membantu masyarakat. Selain meringankan beban masyarakat, juga menstabilkan harga pasar dan mendukung pengendalian inflasi,” ujar Sujiwo usai meninjau kegiatan GPM di Taman Dirgantara Lanud Supadio, Jumat (10/10).
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan subsidi tambahan sebesar Rp3.000 untuk 100 warga pertama yang hadir. Selain itu, disediakan subsidi harga minyak goreng sebesar Rp3.000 dan beras Rp5.000 per kilogram sebagai bentuk kepedulian terhadap daya beli masyarakat. “Ini komitmen kami untuk terus membantu masyarakat, apalagi menjelang akhir tahun harga kebutuhan pokok biasanya mulai naik,” jelas Sujiwo.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Danlanud Supadio beserta jajaran TNI AU yang dinilainya telah menunjukkan sinergi nyata dengan pemerintah daerah. “Saya melihat gerakan TNI dalam kegiatan pangan murah ini sangat masif dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Terima kasih kepada Danlanud dan seluruh jajaran TNI AU yang telah menginisiasi kegiatan luar biasa ini,” ucapnya.
Sujiwo turut menyoroti transformasi kawasan Taman Dirgantara Lanud Supadio yang kini menjadi ruang publik representatif dan ramai dikunjungi warga. “Dulu tempat ini kumuh dan gelap. Sekarang menjadi ruang publik yang hidup, bahkan setiap malam ratusan pelaku UMKM mengais rezeki di sini. Ini bukti bahwa sinergi TNI AU dan Pemkab Kubu Raya membawa berkah,” tuturnya.
“Kita ingin memoles wajah Indonesia. Begitu orang mendarat di Bandara Supadio, mereka bisa langsung melihat wajah Indonesia yang indah. Kolaborasi dengan Balai Jalan Nasional dan kerja sama dengan UGM akan memperkuat langkah ini,” tutupnya. (ash)
Editor : Hanif