Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Terungkap, Ayah Kandung Buang Bayi Hasil Hubungan Terlarang dengan Adik Ipar

Ashri Isnaini • Senin, 13 Oktober 2025 | 08:03 WIB

 

PERIKSA: Polisi memeriksa AM, pelaku pembuangan bayi sekaligus ayah kandungnya. Bayi laki-laki hasil hubungan terlarang itu kini dirawat intensif di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, Kubu Raya.
PERIKSA: Polisi memeriksa AM, pelaku pembuangan bayi sekaligus ayah kandungnya. Bayi laki-laki hasil hubungan terlarang itu kini dirawat intensif di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, Kubu Raya.

PONTIANAK POST – Misteri penemuan bayi laki-laki di Desa Padang Tikar Dua, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, awal Oktober lalu akhirnya terungkap. Pelaku pembuangan bayi ternyata adalah ayah kandungnya sendiri, RN (32), yang tega menyingkirkan darah dagingnya hasil hubungan terlarang dengan adik iparnya, AM (19).

Dalam pemeriksaan di Mapolres Kubu Raya, Jumat (10/10), RN mengakui bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap yang dijalinnya secara diam-diam selama beberapa bulan. Ketika AM melahirkan, keduanya panik dan takut perbuatannya terbongkar oleh keluarga.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuang bayi itu di kebun kelapa. “Saat saya sedang kerja, AM membuang bayi itu. Kemudian AM mengirim pesan ke saya dan bilang bayinya sudah dibuang di kebun kelapa,” ujar RN kepada penyidik.

Begitu menerima kabar itu, RN langsung pulang dari tempat kerja. Namun saat tiba di lokasi, bayi malang tersebut sudah diselamatkan warga dan dibawa ke Puskesmas Padang Tikar. Pengakuan RN semakin mengejutkan ketika ia mengaku sempat melihat bayinya keesokan harinya di Puskesmas, namun tetap berpura-pura tidak tahu agar aksinya tidak terungkap. “Besoknya saya ke Puskesmas untuk lihat bayi itu. Tapi saya pura-pura biasa saja karena takut keluarga tahu,” katanya lirih.

Sebelumnya, warga setempat digegerkan oleh penemuan bayi laki-laki di kebun kelapa pada Rabu (1/10). Pardi, warga yang menemukan bayi itu, mendengar tangisan dari balik semak dan mendapati tubuh bayi masih merah serta dipenuhi semut rangrang. Bayi tersebut segera dievakuasi warga ke Puskesmas Padang Tikar untuk mendapat pertolongan medis.

Saat ini, bayi laki-laki itu masih dirawat intensif di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, Kubu Raya, dalam kondisi stabil dan terus mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, RN dan AM telah diamankan di Mapolres Kubu Raya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (ash)

Editor : Hanif
#adik ipar #polisi #hubungan terlarang #ayah kandung #kubu raya #Pembuangan Bayi