Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bundaran Gaforaya Siap Diresmikan Akhir Tahun, Simbol Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

Ashri Isnaini • Rabu, 15 Oktober 2025 | 11:38 WIB
TINJAU: Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau progres pembangunan Bundaran Gaforaya yang ditargetkan rampung pada Desember 2025, Senin (13/10).
TINJAU: Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau progres pembangunan Bundaran Gaforaya yang ditargetkan rampung pada Desember 2025, Senin (13/10).

PONTIANAK POST – Pembangunan Bundaran Gaforaya di kawasan strategis antara Gaia, Four Point, Astra, dan Yamaha terus dikebut. Proyek yang menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha itu ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan akan diresmikan menjelang malam tahun baru.

“Insya-Allah Desember selesai dan kita akan launching menjelang malam tahun baru. Ini akan menjadi kebanggaan kita bersama, karena Bundaran Gaforaya dibangun atas gotong royong dan partisipasi pelaku usaha,” ujar Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Senin (13/10), saat meninjau langsung progres pembangunan.

Bundaran Gaforaya bukan sekadar proyek infrastruktur pemerintah, melainkan hasil sinergi antara berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha besar hingga lembaga keuangan. Sejumlah perusahaan seperti Gaia, Four Point, Astra, Yamaha, Duta Mix, serta beberapa lembaga perbankan ikut terlibat aktif dalam pembiayaan dan perancangan kawasan.

“Mereka tidak hanya memberikan dukungan dana, tetapi juga ide dan tenaga dalam mewujudkan desain kawasan yang modern dan estetis. Pemerintah akan terus membuka ruang kerja sama dengan pelaku usaha yang berkomitmen membangun bersama,” kata Sujiwo.

Di lapangan, semangat gotong royong terlihat nyata. Para pekerja dan kontraktor terus mengebut pembangunan struktur utama bundaran dan pedestrian di sekitarnya. Meski progres baru mencapai 30 persen, Sujiwo optimistis target rampung akhir tahun dapat tercapai.

Bupati menegaskan, Bundaran Gaforaya tidak hanya berfungsi sebagai penanda lalu lintas, tetapi juga sebagai ruang publik yang representatif dan berdaya guna bagi warga. “Bundaran ini akan menjadi tempat masyarakat berkumpul, beraktivitas, sekaligus simbol sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” jelasnya.

Selain bundaran, pemerintah bersama pihak swasta juga menyiapkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang akan menghubungkan area Gaia, Four Point, hingga kawasan bekas Transmart. Kawasan itu nantinya dikembangkan menjadi ruang terbuka kota yang ramah pejalan kaki dan nyaman bagi masyarakat.

Seiring pembangunan bundaran, kawasan sekitarnya tumbuh menjadi sentra baru aktivitas ekonomi dan sosial di Kubu Raya. Pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan pemilik lahan serta pelaku usaha lain untuk memastikan pengembangan kawasan berjalan harmonis dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan kawasan ini berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru yang tidak hanya indah, tapi juga hidup dan produktif,” pungkas Sujiwo. (ash)

Editor : Hanif
#pembangunan #Bupati Kubu Raya #kolaborasi pemerintah dan swasta #Bundaran #meninjau #sujiwo #progres