PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan listrik hingga ke pelosok desa. Ia menyoroti masih adanya tujuh desa di Kecamatan Terentang dan sejumlah titik di Kecamatan Sungai Ambawang yang belum teraliri listrik.
“Sudah puluhan tahun kita merdeka, tapi masih ada desa yang belum menikmati listrik. Di Terentang ada tujuh desa yang sebagian besar belum teraliri, begitu juga di Ambawang,” ujar Sujiwo dalam rapat koordinasi bersama PLN di ruang kerjanya, Rabu (29/10).
Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah bersama PLN dan pihak terkait membahas langkah konkret untuk mempercepat penyediaan listrik di wilayah-wilayah tertinggal. Sujiwo mengapresiasi komitmen PLN yang dinilainya cukup responsif dalam beberapa kali pertemuan sebelumnya. “Respons PLN cukup baik. Mereka sudah beberapa kali duduk bersama dengan kita untuk mencari solusi,” ungkapnya.
Meski demikian, Sujiwo menekankan bahwa koordinasi saja tidak cukup. Ia meminta agar hasil rapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata di lapangan, termasuk berkomunikasi langsung dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan DPRD setempat. “Listrik ini kebutuhan mendasar. Pemerintah daerah berkepentingan untuk memastikan seluruh warga Kubu Raya bisa merasakannya. Aspirasi ini akan kita kawal hingga ke kementerian,” tegasnya.
Bupati juga menekankan manfaat luas yang akan dirasakan warga jika listrik sudah tersedia, mulai dari peningkatan keamanan hingga kenyamanan hidup. “Kalau kampung terang, risiko kecelakaan berkurang, suasana juga lebih nyaman. Apalagi untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan, listrik itu sangat penting,” tuturnya. Sujiwo memastikan dirinya akan terus mengawal proses elektrifikasi ini agar aspirasi masyarakat tidak berhenti di atas kertas, melainkan benar-benar terwujud di lapangan. (ash)
Editor : Hanif