PONTIANAK POST - Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, menegaskan pentingnya pembinaan qari dan qariah dilakukan secara terarah dan berkelanjutan agar prestasi MTQ Kubu Raya terus meningkat. Ia menyoroti cabang khat dan hadis sebagai titik lemah yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Menjelang MTQ tingkat kabupaten, kita harus fokus mempersiapkan cabang khat dan hadis. Kelemahan kita ada di situ, sementara hafalan anak-anak sudah luar biasa,” ujar Sukiryanto saat membuka MTQ IX Tingkat Kecamatan Sungai Kakap, di halaman Kantor Desa Punggur Besar, Jumat malam (31/10).
Ia juga menekankan peran strategis LPTQ Kecamatan dalam memperkuat pembinaan peserta secara profesional. “Ada enam peserta dari Kubu Raya yang ikut di kabupaten lain dan meraih emas di MTQ Kapuas Hulu. Ini bukti potensi kita besar, tinggal bagaimana membina dengan baik,” jelasnya.
Sukiryanto berharap MTQ tak sekadar seremoni, melainkan momentum mencetak generasi Qurani yang berkelanjutan. Ia juga meminta dewan hakim menjaga objektivitas dan ketelitian dalam penilaian peserta. elihat antusiasme masyarakat, Sukiryanto mengapresiasi semangat gotong royong warga Sungai Kakap, terutama Pemerintah Desa Punggur Besar. “Kegiatan ini murni hasil swadaya masyarakat tanpa bantuan pemerintah daerah. Ini luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia optimistis semangat warga Sungai Kakap akan memotivasi para kafilah Kubu Raya menghadapi MTQ tingkat provinsi. “Ini lebih meriah dari MTQ kabupaten. Insyaallah, ke depan Kubu Raya bisa jadi juara umum di tingkat provinsi,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Sungai Kakap, Junaidi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas suksesnya penyelenggaraan MTQ IX. Ia berharap kegiatan ini melahirkan qari dan qariah terbaik untuk memperkuat kafilah Kubu Raya di ajang provinsi mendatang. (ash)
Editor : Hanif