Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kubu Raya Canangkan Desa Siaga TBC untuk Perkuat Pencegahan Penyakit

Ashri Isnaini • Jumat, 7 November 2025 | 13:25 WIB
MEMBUKA: Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam membuka Pertemuan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2025 di Aula Temajuk Hotel Dangau, Kecamatan Sungai Ra
MEMBUKA: Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam membuka Pertemuan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2025 di Aula Temajuk Hotel Dangau, Kecamatan Sungai Ra

PONTIANAK POST -  Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular, terutama tuberculosis (TBC), melalui pencanangan Desa Siaga TBC. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup bersih dan sehat.

Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, menegaskan bahwa penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat desa.

“Alhamdulillah, hari ini kita lakukan pencanangan untuk pencegahan dan pengendalian penyakit di Kabupaten Kubu Raya, khususnya TBC yang secara nasional masih tinggi,” ujar Yusran usai membuka Pertemuan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sekaligus Pencanangan Desa Siaga TBC, Rabu (5/11), di Aula Hotel Dangau Selaras, Kecamatan Sungai Raya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan hingga tingkat puskesmas. Yusran berharap kegiatan itu dapat menjadi momentum untuk menyebarluaskan informasi sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya TBC.

“Materi dari kegiatan ini harus disosialisasikan ke seluruh masyarakat agar terbangun budaya hidup bersih dan sehat. Masyarakat juga perlu peduli terhadap lingkungan sekitar untuk mencegah dan mendeteksi dini potensi penularan penyakit,” jelasnya.

Yusran menegaskan bahwa upaya pengendalian penyakit tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau Dinas Kesehatan semata. Keberhasilan program kesehatan bergantung pada partisipasi aktif semua elemen masyarakat. “Ini perlu kerja kolaboratif dari semua pihak. Semua harus sadar pentingnya menjaga kesehatan, mencegah, dan mengendalikan penyakit secara bersama-sama,” tegasnya.

Ia menutup dengan menekankan bahwa semangat kolaborasi merupakan kunci menuju masyarakat Kubu Raya yang sehat dan produktif. “Kami berharap pencanangan Desa Siaga TBC ini menjadi langkah nyata memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam mencegah dan mengendalikan penyakit menular,” pungkas Yusran. (ash)

Editor : Hanif
#Koordinasi #Sekda Kubu Raya #membuka #Yusran Anizam #pertemuan #advokasi