PONTIANAK POST – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio kembali menegaskan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan tersebut menyalurkan bantuan berupa material pembangunan, fasilitas olahraga voli, dan paket stunting bagi masyarakat Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (12/11).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh General Manager Bandara Internasional Supadio yang diwakili oleh Airport Operation, Services & Security Division Head Mohammad Arifin, di Aula Kantor Desa Limbung. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya Wasilun, Kepala Desa Limbung Wiyono, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, yang diwakili Airport Operation, Services & Security Division Head Mohammad Arifin menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Bandara Supadio terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Menurutnya, program TJSL bukan hanya tentang penyaluran bantuan, tetapi juga upaya memperkuat semangat gotong royong serta mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat semangat kebersamaan, dan membantu pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.
Arifin menjelaskan, terdapat tiga bentuk bantuan yang disalurkan dalam kesempatan tersebut. Pertama, bantuan material pembangunan untuk mendukung kegiatan di lingkungan desa. Kedua, fasilitas olahraga voli guna menumbuhkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat. Dan ketiga, bantuan paket stunting berupa pemberian makanan tambahan bagi 65 ibu hamil di Desa Limbung, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan gizi dan kesehatan ibu serta calon bayi.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui fasilitas olahraga, warga bisa lebih aktif dan sehat, sedangkan bantuan paket stunting diharapkan membantu menekan angka kekurangan gizi dan memperkuat generasi mendatang,” tambahnya.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi larangan bermain layang-layang di sekitar area bandara, mengingat aktivitas tersebut dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Melalui sosialisasi ini, Bandara Supadio berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan bersama.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Limbung atas sambutan dan kerja sama yang baik dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dia berharap sinergi antara Bandara Supadio dan masyarakat sekitar dapat terus terjalin dalam berbagai program sosial berikutnya.
“Semoga kepedulian sosial ini menjadi langkah kecil yang membawa manfaat besar bagi kesejahteraan bersama, serta mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Program TJSL Bandara Supadio secara konsisten digelar setiap tahun dengan sasaran masyarakat di wilayah sekitar bandara. Fokusnya meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi, dan sosial kemasyarakatan, sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Barat.
Sementara itu, Kepala Desa Limbung, Wiyono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak Bandara Internasional Supadio atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakatnya.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian PT Angkasa Pura Indonesia. Bantuan fasilitas voli ini tentu akan mendukung kegiatan positif masyarakat, sementara paket stunting sangat berarti bagi ibu hamil dan keluarga yang membutuhkan tambahan asupan gizi,” ungkapnya, seraya berharap kegiatan penyaluran program TJSL tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang, karena sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hidup warga. (ash/ser)
Editor : Hanif