Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Kubu Raya Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan dengan Sistem Reward and Punishment

Ashri Isnaini • Jumat, 14 November 2025 | 09:19 WIB

 

SAMBUTAN: Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Kubu Raya.
SAMBUTAN: Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Kubu Raya.

PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk menjadikan pelayanan kesehatan sebagai prioritas utama pemerintah daerah. Hal ini diungkapkan dalam acara ramah tamah peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (12/11).

“Di Hari Kesehatan Nasional ini, kita sepakat untuk menancapkan tonggak penting dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat berupa kesehatan,” ujar Sujiwo. Ia menambahkan bahwa komitmen ini bukan hanya kebijakan administratif, tetapi juga tanggung jawab moral yang diambilnya berdasarkan sumpah jabatan sebagai kepala daerah.

“Sumpah jabatan saya jelas, demi Allah saya bersumpah akan memegang teguh dan mengamalkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945. Dalam salah satu pasalnya disebutkan bahwa kesehatan adalah hak dasar rakyat. Jika saya tidak menjalankan ini dengan sebaik-baiknya, saya telah melanggar sumpah jabatan saya sendiri,” tegas Sujiwo.

Bupati juga menekankan bahwa tanggung jawab untuk memenuhi hak kesehatan masyarakat tidak bisa dilakukan seorang diri. Ia menegaskan pentingnya peran tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, maupun pegawai di rumah sakit dan puskesmas, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Maka, saya sebagai kepala daerah akan memastikan hak-hak tenaga kesehatan terpenuhi. Tapi, saya juga akan menuntut kewajiban mereka sebagai abdi negara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," jelasnya.

Meski tahun depan daerah diperkirakan akan menghadapi guncangan fiskal, Sujiwo memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tetap akan membayarkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) secara penuh bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk tenaga kesehatan.

“Saya pastikan walaupun ada guncangan fiskal tahun depan, TPP tetap 100 persen. Ini bagian dari negara memenuhi hak-hak ASN,” katanya. Sujiwo juga mengungkapkan bahwa anggaran untuk TPP mencapai sekitar Rp98 miliar, namun ia menegaskan bahwa kebijakan ini harus dibarengi dengan peningkatan disiplin dan kinerja ASN. “Kalau negara sudah memenuhi haknya, maka ASN wajib memenuhi kewajibannya. Jika mereka lalai atau abai, tentu ada sanksinya, mulai dari sanksi tertulis hingga pemecatan,” ujar Bupati.

Ia mengungkapkan hasil evaluasi terhadap kinerja ASN di berbagai sektor, yang mengindikasikan sekitar 15 ASN akan dijatuhi sanksi disiplin. “Saya akan umumkan minggu depan. Prinsipnya, saya menerapkan sistem reward and punishment. Yang berprestasi diberi apresiasi, yang lalai diberi sanksi,” tegasnya.

Sujiwo menjelaskan bahwa penerapan sistem penghargaan dan hukuman ini merupakan bagian dari upaya membangun etos kerja ASN yang berlandaskan moralitas, kedisiplinan, dan profesionalisme. “Jika saya tidak tegas, pelayanan publik kita tidak akan maju. Oleh karena itu, moralitas dan tanggung jawab harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Siswani, menyampaikan bahwa peringatan HKN ke-61 kali ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.” “Melalui momentum ini, kita ingin menggerakkan kesadaran bersama untuk hidup sehat dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di semua lini,” katanya.

Selama rangkaian peringatan HKN, Dinas Kesehatan bersama puskesmas dan rumah sakit telah menggelar berbagai kegiatan, mulai dari olahraga bersama, senam, donor darah, sunatan massal, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga bentuk nyata pelayanan dan kepedulian tenaga kesehatan terhadap masyarakat,” ujar Siswani.

Siswani menambahkan bahwa terkait komitmen TPP, pihaknya akan segera menyusun formula penilaian kinerja tenaga kesehatan secara objektif dan adil. “Kami akan memastikan penilaian itu akurat, agar reward dan punishment berjalan sesuai harapan. Tujuannya satu, yakni pelayanan kepada masyarakat harus benar-benar maksimal,” jelasnya.

Menurut Siswani, dorongan Bupati agar tenaga kesehatan menjaga disiplin dan kinerja bukan bentuk tekanan, melainkan motivasi untuk membangun sistem kesehatan daerah yang tangguh dan profesional. “Pak Bupati sudah menjamin hak tenaga kesehatan, maka sudah sepatutnya kami memastikan kewajiban kami juga berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#jaminan #sumpah jabatan #Bupati Kubu Raya #Pelayanan kesehatan #tpp