Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemerintah Kubu Raya Usulkan Tiga Rute Feri Baru untuk Tingkatkan Konektivitas dan Mobilitas

Ashri Isnaini • Sabtu, 15 November 2025 | 15:27 WIB

 

Sujiwo
Sujiwo

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah dengan mengajukan tiga rute penyeberangan baru yang diharapkan dapat mengurai kemacetan dan mempercepat mobilitas masyarakat. Setelah sukses meresmikan lintasan feri Sungai Bulan–Kampung Baru, Pemkab kini fokus pada pengembangan rute-rute strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan bahwa pembukaan jalur penyeberangan baru sangat dibutuhkan mengingat tingginya volume lalu lintas. Terutama di titik-titik vital seperti kawasan Jembatan Kapuas II dan Simpang Empat Kapur, yang sering menjadi titik kemacetan pada jam sibuk.

"Salah satu rute prioritas yang diusulkan adalah penyeberangan Sungai Durian–Ambangah. Jalur ini sangat strategis karena bisa menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang selama ini hanya mengandalkan jalur darat," ujar Sujiwo, usai meresmikan feri Sungai Bulan–Kampung Baru, Selasa (11/11).

Jalur baru ini dipastikan akan membantu mengurangi beban di jalur utama, yang selama ini menjadi rute padat bagi kendaraan dari wilayah Sungai Kakap, Kubu, hingga Ambawang. Dengan adanya lintasan feri, waktu tempuh akan lebih efisien, dan distribusi kendaraan menjadi lebih merata. "Kami ingin memastikan mobilitas orang dan barang tidak terhambat. Ketika akses lancar, aktivitas ekonomi pun ikut bergerak," jelas Sujiwo.

Selain rute Sungai Durian–Ambangah, Pemkab Kubu Raya juga menargetkan pembukaan penyeberangan Sukalanting–Teluk Empening yang menghubungkan Kecamatan Terentang dan Sungai Raya. Dua kawasan ini memiliki potensi ekonomi besar, terutama di sektor perkebunan, perikanan, dan pertanian.  Sujiwo menyebutkan bahwa pembangunan jalan poros ekonomi di jalur ini hampir selesai, sehingga penyeberangan hanya menunggu kesiapan lintasan dan kapal. "Jalan poros ekonominya hampir tuntas, jadi penyeberangan ini tinggal menunggu kesiapan lintasan dan kapal," kata Sujiwo.

Rute ketiga yang diusulkan adalah penyeberangan dari Kecamatan Kubu menuju Desa Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar. Jalur ini akan memperkuat keterhubungan kawasan pesisir dan kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan akses transportasi. "Jika ketiga rute ini terealisasi, kawasan pesisir Kubu Raya akan terhubung lebih erat. Konektivitas yang baik akan mendorong pergerakan ekonomi yang lebih cepat," tegas Sujiwo.

Bupati menambahkan bahwa pembangunan jalur penyeberangan tidak hanya bertujuan untuk menyediakan pilihan transportasi baru, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan wilayah. Akses transportasi yang baik diyakini dapat mengurangi isolasi wilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pasar.

"Ketika ekonomi tumbuh, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan sektor pendidikan serta kesehatan akan berkembang. Pengangguran menurun, kemiskinan berkurang. Semua itu dimulai dari konektivitas," pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#Feri #kurangi kemacetan #Konektivitas #Pemkab Kubu Raya #rute #pertumbuhan ekonomi