Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kubu Raya Raih Bantuan Rumah Terbanyak di Kalbar, Bupati Sujiwo Sukses Pertahankan Program BSPS

Ashri Isnaini • Rabu, 19 November 2025 | 12:43 WIB
Bupati Kubu Raya Sujiwo saat audiensi dengan Menteri PKP Maruarar Sirait membahas percepatan penanganan rumah tidak layak huni, di Jakarta Senin (17/11).
Bupati Kubu Raya Sujiwo saat audiensi dengan Menteri PKP Maruarar Sirait membahas percepatan penanganan rumah tidak layak huni, di Jakarta Senin (17/11).

PONTIANAK POST – Upaya tanpa lelah Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengetuk berbagai kementerian kembali membuahkan hasil. Hasil audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Senin (17/11), memastikan Kubu Raya menjadi penerima bantuan rumah layak huni terbanyak di Kalimantan Barat.

Sujiwo yang hadir bersama seluruh Anggota Komisi III DPRD Kubu Raya menegaskan bahwa pemerintah daerah harus aktif memperjuangkan program pusat untuk mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH). “Ini yang saya katakan, kami akan selalu ‘ngamen’. Hari ini kita ‘ngamen’ di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, langsung diterima Bapak Menteri Maruarar Sirait didampingi Pak Dirjen dan Pak Irjen,” ujarnya usai audiensi.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP memastikan empat kabupaten di Kalimantan Barat—Kubu Raya, Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu, kembali menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), program untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan rumah layak huni.

“Khusus Kubu Raya, merupakan kabupaten dengan penerima BSPS tertinggi. Tahun ini saja kita mendapatkan lebih dari 900 unit rumah dari program tersebut, karena memang masih banyak rumah yang tidak layak huni,” jelas Sujiwo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang telah memfasilitasi pertemuan para bupati dengan Menteri PKP. Sujiwo memastikan bahwa pada 2026, alokasi BSPS untuk Kubu Raya akan kembali meningkat.

Berdasarkan data pendamping desa, terdapat lebih dari 25 ribu RTLH di Kubu Raya. Data tersebut akan disinkronkan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Kalau bantuan BSPS berjalan lancar, kita perkirakan dalam tujuh tahun ke depan persoalan RTLH bisa teratasi. Untuk data, kita sepakat menggunakan data BPS, sementara data daerah menjadi pembanding,” terangnya.

Sujiwo menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan dukungan masyarakat. “Hasil ini jerih payah eksekutif dan legislatif, serta doa seluruh masyarakat Kubu Raya. Mudah-mudahan program ini terus mengalir ke daerah kita,” tutupnya. (ash)

Editor : Hanif
#kuburaya #sujiwo #rumah layak huni #BSPS #Kementerian PKP