PONTIANAK POST - PT ATP Bio Indonesia, kemarin (9/12), meresmikan fasilitas produksi biokokas berbasis teknologi inovatif dari cangkang sawit pertama di dunia yang dikembangkan untuk menjadi alternatif pengganti batu bara serta mendukung penurunan emisi karbon.
Fasilitas yang berlokasi di Desa Jawa Tengah, Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan energi berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Acara ini turut dihadiri Bupati Kubu Raya Sujiwo, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf Robbi Firdaus dan President Director Aisin Takaoka Co. Ltd Makoto Okuda.
Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT ATP Bio Indonesia Kenji Taki menyampaikan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan yang telah menyukseskan kehadiran PT ATP Bio Indonesia hingga kini dapat beroperasi. Ia juga turut menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi energi rendah karbon.
“Kami berkomitmen menghadirkan energi berkelanjutan yang membantu menurunkan beban lingkungan secara keseluruhan. Biokokas (biocoke) ini menggunakan teknologi pertama di dunia dan menawarkan solusi inovatif sebagai pengganti batu bara," katanya.
"Mulai hari ini (kemarin), produksi biokokas di Kubu Raya resmi dimulai. Meski masih banyak hal yang akan kami kembangkan, seluruh karyawan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk tumbuh bersama masyarakat dan memberikan manfaat positif bagi lingkungan,” tambahnya.
Bupati Kubu Raya Sujiwo yang turut hadir dalam peresmian juga menyambut baik dan mendukung penuh fasilitas PT ATP Bio Indonesia di Kubu Raya. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, ungkap Sujiwo, akan selalu mendukung setiap bentuk investasi, baik lokal, nasional, maupun asing selama legal dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
“Mau di bidang manufaktur, trading, atau apa saja, semuanya kita welcome selama sah dan resmi. Fasilitas (PT ATP Bio Indonesia) ini membuka peluang ekonomi baru dan mendukung pengurangan emisi. Semua investasi legal di Kubu Raya adalah aset pemerintah dan masyarakat yang wajib dijaga,” ungkapnya.
Dengan beroperasinya fasilitas ini, perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian lokal melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan aktivitas ekonomi daerah, dan transfer pengetahuan terkait teknologi energi terbarukan. Selain itu, penggunaan biokokas rendah karbon dari fasilitas ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target penurunan emisi karbon di tingkat nasional.
PT ATP Bio Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan teknologi energi bersih dan memastikan keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar dan lingkungan. (mse/ser)
Editor : Hanif