Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Rasau Jaya Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi Baru Lewat Ekspedisi Patriot

Ashri Isnaini • Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:56 WIB

 

KUNJUNGAN: Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menerima kunjungan Tenaga Ahli Utama KSP Heri Saktiyanto untuk membahas pengembangan kawasan transmigrasi dan Program Ekspedisi Patriot.
KUNJUNGAN: Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menerima kunjungan Tenaga Ahli Utama KSP Heri Saktiyanto untuk membahas pengembangan kawasan transmigrasi dan Program Ekspedisi Patriot.

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan transmigrasi di Kubu Raya, khususnya di Kecamatan Rasau Jaya, sekaligus koordinasi terkait Program Ekspedisi Patriot dari Kementerian Transmigrasi RI.

“Kita dikunjungi oleh staf presiden berkaitan dengan transmigrasi. Ada program Ekspedisi Patriot yang selama ini sudah mulai bekerja sama dengan akademisi di universitas. Pertemuan ini membahas bagaimana transmigrasi bisa tepat sasaran,” ujar Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, Kamis (18/12) usai menerima kunjungan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP ),Heri Saktiyanto di Kantor Bupati Kubu Raya.

Dia berharap melalui pertemuan tersebut, program-program transmigrasi ke depan dapat berjalan lebih optimal. Terlebih, Program Ekspedisi Patriot dinilai mampu mendorong pengembangan kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. “Program ini informasinya akan membantu daerah Rasau Jaya, seperti pembangunan jembatan dan jalan. Tentu ini menguntungkan Kabupaten Kubu Raya, apalagi di tengah efisiensi anggaran. Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, pelaksanaannya akan lebih baik,” katanya.

Sukiryanto juga menyinggung pentingnya pengaturan penempatan transmigran, baik yang berasal dari luar daerah maupun transmigrasi lokal. Menurutnya, penempatan harus dipilah secara cermat agar hasilnya maksimal dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. “Perlu dipilah mana wilayah yang seratus persen diisi transmigrasi dari luar dan mana yang hanya menerima transmigrasi lokal. Ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Dia menekankan pentingnya koordinasi antara dinas transmigrasi provinsi dengan dinas kabupaten/kota, terutama dalam pendataan kawasan yang masih layak untuk ditempati transmigran. “Pendataan harus jelas, mana yang masih memungkinkan untuk transmigrasi dari luar dan mana yang untuk transmigrasi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli KSP, Heri Saktiyanto menjelaskan kunjungannya ke Kubu Raya, khususnya Kecamatan Rasau Jaya, dilakukan untuk melihat langsung hasil kerja Tim Ekspedisi Patriot. “Kunjungan ini dirangkai dengan sejumlah kegiatan terkait pengembangan kawasan transmigrasi di Rasau Jaya. Pada intinya, kami melihat ada beberapa hasil positif dari Ekspedisi Trans Patriot yang telah selesai beberapa waktu lalu,” jelas Heri.

Menurut Heri, ke depan yang perlu diperkuat adalah kerja sama dengan berbagai kelembagaan, seperti perguruan tinggi dan kelompok masyarakat, agar Program Ekspedisi Patriot dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak luas. Dalam kunjungan tersebut, kata Heri, pihaknya juga melihat langsung keberhasilan kawasan transmigrasi di Kabupaten Kubu Raya yang tersebar di enam desa, yakni Rasau Jaya 1, Rasau Jaya 2, Rasau Jaya 3, Rasau Jaya Umum, Pematang Tujuh, dan Bintang Mas.

Tak hanya itu, dari pertemuan dengan para kepala desa juga terungkap potensi pengembangan produk lokal unggulan kawasan transmigrasi. “Produk seperti kelapa yang diolah menjadi kopra hitam dan kopra putih, pinang, pepaya california, hingga jagung manis konsumsi menjadi contoh keberhasilan yang bisa direplikasi di kawasan transmigrasi lainnya,” tutupnya. (ash)

Editor : Hanif
#Ekspedisi Patriot #pusat ekonomi baru #pengembangan transmigrasi #kubu raya #RASAU JAYA