Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Serdam Resmi Jadi Pusat Kuliner Kalbar, Wagub Optimistis Jadi Ikon Wisata

Ashri Isnaini • Senin, 22 Desember 2025 | 15:36 WIB
RESMIKAN: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama Bupati Kubu Raya Sujiwo memukul perkusi saat meresmikan kawasan Sungai Raya Dalam sebagai Pusat Kuliner Kalimantan Barat, Sabtu (20/12)
RESMIKAN: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama Bupati Kubu Raya Sujiwo memukul perkusi saat meresmikan kawasan Sungai Raya Dalam sebagai Pusat Kuliner Kalimantan Barat, Sabtu (20/12)

SUNGAI RAYA – Kawasan Jalan Sungai Raya Dalam (Serdam) kini ditetapkan sebagai Pusat Kuliner Kalimantan Barat. Peresmian oleh Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan pada Sabtu (20/12) malam menyedot antusiasme warga.

Krisantus menilai Serdam memiliki kekuatan utama pada keberagaman kuliner yang sulit disaingi kawasan lain di Kalbar. Mulai dari makanan khas daerah hingga kuliner modern, semuanya hadir dan hidup berdampingan. “Saya bersyukur bisa mencicipi langsung kuliner di Serdam. Pilihannya lengkap, ini jelas menjadi magnet wisata kuliner Kalimantan Barat,” ujar Krisantus saat meninjau tenda-tenda UMKM.

Ia juga mengapresiasi terobosan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang dinilai konkret dalam menggerakkan ekonomi kecil dan menengah. Penetapan pusat kuliner ini diyakini membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas lapangan kerja. “Saya mengimbau pelaku usaha yang memiliki halaman permanen di kawasan ini agar dimanfaatkan pada malam hari untuk UMKM,” tegasnya.

Dengan konsep terintegrasi tersebut, Krisantus optimistis Serdam akan tumbuh menjadi ikon kuliner Kalbar. Ia bahkan meyakini kawasan ini bakal menjadi destinasi wajib bagi setiap pendatang yang berkunjung ke provinsi ini. “Saya yakin dampaknya akan langsung terasa, mulai dari terbukanya lapangan kerja hingga percepatan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menjelaskan, penetapan Serdam sebagai Pusat Kuliner Kalbar bukan tanpa dasar. Sepanjang ruas jalan dari simpang Mapolda Kalbar hingga Graha Korpri, kawasan ini telah lama menjadi sentra kuliner masyarakat, khususnya pada malam hari. “Tanpa intervensi pun Serdam sudah menjadi pusat kuliner. Peran pemerintah tinggal meningkatkan dan menata agar lebih nyaman dan tertib,” kata Sujiwo.

Saat ini, lanjutnya, tersedia 180 tenda UMKM yang tersebar di enam titik. Ke depan, jumlah tersebut akan diperluas menjadi 15 spot. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang telah meminjamkan halaman usahanya sebagai lokasi UMKM. Tak hanya soal ekonomi, Pemkab Kubu Raya juga menaruh perhatian serius pada kebersihan dan kelancaran lalu lintas. Kebijakan penataan kawasan pun disiapkan secara bertahap.

“Target kami pada 2027, seluruh perusahaan di kawasan Serdam memundurkan bangunannya minimal tujuh meter dari badan jalan. Area itu akan dimanfaatkan untuk UMKM agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

Peresmian Pusat Kuliner Kalbar ditandai dengan pemukulan perkusi secara serentak oleh Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama Bupati Kubu Raya Sujiwo, Wakil Bupati Sukiryanto, perwakilan Bank Indonesia, Bank Kalbar, BCA, OJK, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Dandim 1207/Pontianak Letkol Inf Robbi Firdaus, serta sejumlah pihak terkait. (ash)

Editor : Hanif
#ekonomi lokal #pusat kuliner #kalbar #kuliner nusantara #sungai raya #kubu raya