Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pemkab Kubu Raya Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan

Ashri Isnaini • Senin, 19 Januari 2026 | 13:31 WIB
Sujiwo
Sujiwo

PONTIANAK POST – Munculnya puluhan titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meningkatkan kewaspadaan. Bahkan, sejak 14 Januari 2026, Kubu Raya resmi menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), menyusul cuaca panas dan minimnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Bupati Kubu Raya Sujiwo meminta seluruh jajaran pemerintahan hingga unsur kewilayahan bergerak cepat dan siaga penuh menghadapi potensi bencana.

Berdasarkan pemantauannya, sejumlah titik rawan sempat terpantau di Kecamatan Sungai Kakap, seperti Parit Delima dan Parit Buluh, serta di Rasau Jaya. “Beberapa hari terakhir saya memantau langsung kondisi di lapangan. Tim BPBD sudah siaga dan mampu mengatasi situasi. Namun, titik panas mulai muncul, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan,” ujar Sujiwo kepada wartawan, Minggu (18/1), di Sungai Raya.

Menurut Sujiwo, Kubu Raya memiliki tiga ancaman bencana utama, yakni Karhutla, banjir, dan angin puting beliung. Risiko tersebut cenderung meningkat saat musim kemarau atau ketika hujan jarang turun. “Ketika beberapa hari tidak hujan, panas mulai terasa dan titik api mulai muncul. Karena itu saya minta para camat bersama Forkopimcam segera siaga dan melakukan rapat koordinasi,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam waktu dekat akan menggelar apel siaga penanggulangan bencana. Apel ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh unsur terkait. Jika kondisi kering berkepanjangan, pemkab juga akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait kemungkinan rekayasa cuaca. “Upaya pencegahan harus menjadi prioritas. Dengan pencegahan maksimal, kita bisa menghindari korban jiwa, kebakaran lahan, serta pemborosan anggaran dan energi,” kata Sujiwo.(ash)

Editor : Hanif
#kalbar #sujiwo #Pemkab Kubu Raya #Hotspot #siaga karhutla