Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kasus Pelajar MTs di Pontianak Gantung Diri, Polisi Dalami Dugaan Perundungan

Miftahul Khair • Rabu, 28 Januari 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi perundungan. Antara
Ilustrasi perundungan. Antara

PONTIANAK POST - Aparat kepolisian masih mengusut kasus meninggalnya seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Pontianak yang ditemukan tewas di rumahnya di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Korban merupakan anak perempuan berusia 13 tahun berinisial C.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (22/01). Dalam penyelidikan awal, polisi mendalami dugaan bahwa korban mengalami tekanan psikologis yang kuat, yang kemungkinan berkaitan dengan peristiwa perundungan di lingkungan sekolahnya.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kakap, Ipda Adrianus Ari, menegaskan bahwa pihak kepolisian belum menarik kesimpulan terkait penyebab pasti meninggalnya korban. Berbagai informasi yang beredar di masyarakat masih terus diverifikasi oleh penyidik.

“Informasi sementara, korban diduga mengalami tekanan karena masalah di sekolah. Namun semua masih kami selidiki lebih lanjut,” tegasnya.

Baca Juga: Siswi MTs di Pontianak Ditemukan Gantung Diri di Rumah, Diduga Karena Depresi Persoalan di Sekolah

Petugas gabungan dari Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Kakap telah mendatangi tempat kejadian perkara pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Olah TKP dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Dalam proses pendalaman, polisi memeriksa beberapa pihak, termasuk ibu dan abang korban. Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa korban sempat mengalami perubahan perilaku pada malam sebelum kejadian dan mengaku sedang memikirkan persoalan yang dialaminya di sekolah.

Selain itu, penyidik juga menemukan sepucuk surat yang ditinggalkan korban. Surat tersebut berisi ungkapan rasa malu serta permohonan maaf kepada keluarga, dan kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

Hingga saat ini, pihak keluarga belum bersedia memberikan pernyataan lebih jauh kepada media dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada kepolisian.

Baca Juga: Surat Terakhir Pelajar MTs di Pontianak Sebelum Gantung Diri, Curhat Takut dan Malu Datang ke Sekolah

Peristiwa ini memunculkan keprihatinan luas terkait kesehatan mental anak dan remaja, khususnya di lingkungan pendidikan. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberi ruang bagi keluarga korban untuk berduka. (*)

Editor : Miftahul Khair
#polisi #Dugaan perundungan #Gantung diri #pontianak #menyelidiki #pelajar mts