PONTIANAK POST - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional, termasuk Pasar Bahagia di Sungai Raya, Sabtu (14/2). Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Imlek dan masuknya bulan suci Ramadan 1447 H.
"Kami turun langsung untuk memastikan harga tetap stabil dan stok barang mencukupi. Hal ini krusial mengingat adanya potensi peningkatan permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan," ujar Sujiwo di sela peninjauannya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar harga bahan pokok terpantau relatif stabil. Meski demikian, terdapat kenaikan tipis pada komoditas cabai dan beberapa jenis sayuran. Kenaikan tersebut dipicu faktor cuaca serta distribusi pasokan dari daerah sentra produksi. Namun secara umum, ketersediaan barang dinilai masih dalam kondisi aman.
Sujiwo menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus memperkuat koordinasi dengan distributor dan pedagang guna mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar. Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Kita tidak ingin ada spekulan yang memanfaatkan momentum hari besar untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kita tindak sesuai aturan,” tegasnya.
Selain melakukan pengecekan harga, Sujiwo juga berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Sejumlah pedagang mengaku permintaan mulai meningkat, khususnya untuk kebutuhan sembako dan bahan makanan khas perayaan Imlek.
“Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga akan menyiapkan opsi pelaksanaan operasi pasar jika dalam beberapa pekan ke depan terjadi lonjakan harga signifikan. Tentunya upaya tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar,” tutupnya. (ash)
Editor : Hanif