PONTIANAK POST – Pawai obor menyambut Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Senin (16/2) malam berlangsung semarak. Ribuan santri, kiai, tokoh agama, masyarakat, jajaran Aparatur Sipil Negera (ASN), hingga unsur forkopimda tampak antusias mengikuti pawai dengan titik start dan finish di halaman kantor Bupati Kubu Raya tersebut.
Sebelum melepas peserta, Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyampaikan hadis tentang keutamaan bagi umat Islam yang menyambut datangnya Ramadan dengan sukacita. Dia berharap seluruh masyarakat Kubu Raya termasuk dalam golongan yang mendapatkan keberkahan tersebut.
Sujiwo mengaku terkesan dengan antusiasme para peserta. Pasalnya, persiapan kegiatan tergolong singkat karena keputusan pelaksanaan yang relatif mendadak. Namun demikian, respons para santri dan masyarakat dinilainya luar biasa.
“Begitu diumumkan pukul 17.30, sebagian besar sudah datang. Disiplinnya luar biasa. Terima kasih kepada santri-santri yang luar biasa,” ucap Sujiwo.
Melihat kesuksesan dan semaraknya pawai, Sujiwo memastikan kegiatan serupa akan digelar kembali tahun depan dan dijadikan agenda tahunan daerah. Bahkan, Sujiwo meminta Sekretaris Daerah Kubu Raya mengalokasikan anggaran dalam APBD agar pelaksanaannya lebih maksimal.
“Pak Sekda, tahun depan kita jadikan kalender tahunan. Setiap menyambut Ramadan, kita adakan pawai obor. Kita anggarkan dari APBD,” tegasnya.
Sujiwo juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren (FKPP) yang telah menggerakkan para santri untuk berpartisipasi dalam pawai tersebut.
“Terima kasih kepada anak-anakku sekalian. Jujur saya terharu dengan acara dadakan ini. Tahun depan saya pastikan akan lebih meriah lagi,” ucapnya.
Pavingisasi Pesantren
Dalam kesempatan itu, Sujiwo turut memaparkan program pembangunan infrastruktur untuk pondok pesantren, yakni pemasangan paving block atau bata beton di halaman pesantren. Menurutnya, halaman yang representatif dan tertata rapi akan mendukung kenyamanan berbagai kegiatan keagamaan.
“Ketika pondok pesantren mempunyai halaman yang dipasangi paving block seperti ini, terang-benderang, maka ketika ada pengajian, selawatan, dan kegiatan pondok lainnya akan lebih nyaman,” jelasnya.
Sujiwo mengaitkan program tersebut dengan wacana nasional yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi permukiman masyarakat. Di Kubu Raya, kata Sujiwo, pihaknya bersama Wakil Bupati Sukiryanto akan menjalankan program “pavingisasi” untuk pondok-pondok pesantren.
“Alhamdulillah dari tahun kemarin sudah mulai. Nanti Pak Sekda agar menjadi atensi, ke pondok-pondok pesantren secara proporsional kita pasang paving-nya, supaya ketika ada acara lebih nikmat, lebih nyaman, lebih tenang,” tuturnya.
Sementara itu, Sukiryanto menambahkan Pemkab Kubu Raya berkomitmen mengakomodasi seluruh kegiatan keagamaan masyarakat. Menurutnya, pemerintah menghormati berbagai momentum dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat, termasuk perayaan tahun baru Imlek maupun kegiatan menyambut Ramadan.
“Usai pawai obor, kita lanjut menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek di Tugu Benteng Mangrove Bundaran Gaforaya. Jadi, semuanya kita usahakan bisa diakomodir, baik umat muslim maupun nonmuslim. Dari sisi momentum Tahun Baru Imleknya dan kegiatan lainnya, kita hormati semua kegiatan masyarakat,” tutupnya. (ash)
Editor : Hanif