Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Perayaan Imlek 2577 di Kubu Raya: Simbol Harapan dan Kebersamaan untuk Kemajuan Daerah

Ashri Isnaini • Kamis, 19 Februari 2026 | 09:49 WIB

 

Tokoh masyarakat Tionghoa, Hamdan
Tokoh masyarakat Tionghoa, Hamdan
 

PONTIANAK POST –Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Bundaran Gaforaya dan halaman Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie, Kecamatan Sungai Kakap, Senin (16/2) malam, bukan sekadar pesta budaya. Kegiatan itu juga menjadi bentuk apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam merawat kebersamaan di tengah masyarakat majemuk.

Tokoh masyarakat Tionghoa, Hamdan, menilai Imlek merupakan simbol harapan untuk melangkah ke arah yang lebih baik. Nilai kebersamaan yang tercermin dalam perayaan tersebut, kata dia, menjadi kekuatan sosial penting bagi kemajuan daerah.

“Perayaan Imlek bukan sekadar tradisi budaya, melainkan simbol harapan bersama untuk melangkah lebih baik,” ujar Hamdan, Rabu (18/2) di Sungai Raya.

Anggota DPRD Kubu Raya itu menambahkan, semangat baru dari momentum Imlek harus diarahkan untuk membangun daerah yang lebih maju, sejalan dengan program pemerintah yang tengah berjalan. Ia juga mengapresiasi Bupati Sujiwo sebagai figur pemersatu seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Davulcu, Pasukan Pembangun Sahur dengan Lantunan Ayat Suci Alquran: Tradisi Religi Ramadan dari Abad Terdahulu hingga Sekarang

“Perayaan Imlek ini adalah bentuk kita mengharapkan suatu energi, semangat baru. Artinya, bersama untuk membangun, khususnya di Kabupaten Kubu Raya, dengan mendukung program-program bupati kita,” papar Hamdan. 

Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dalam perayaan lintas budaya merupakan komitmen nyata menjaga harmoni sosial. Kepala daerah memiliki peran strategis sebagai figur pemersatu di tengah keberagaman.

Hamdan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap saling menghargai, menghormati, dan bertoleransi dalam setiap kegiatan sosial dan budaya. Sinergi dan toleransi, tegasnya, menjadi kunci terciptanya kehidupan yang rukun dan damai di Kabupaten Kubu Raya. (ash)

Editor : Hanif
#toleransi #Kebersamaan Masyarakat #imlek #Pemerintah Kubu Raya