PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menggelar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi lima posisi kepala perangkat daerah. Proses seleksi diawali dengan pembekalan Assessment Center secara daring oleh tim asesor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat, Sabtu (21/2).
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa seleksi ini bertujuan untuk menjaring figur pimpinan yang memiliki integritas, kompetensi, dan mampu beradaptasi dengan tantangan di era keterbukaan informasi. Menurutnya, kinerja aparatur saat ini dipantau langsung oleh publik melalui teknologi dan media sosial.
"Rakyat bisa langsung mengevaluasi dan mengkritisi kinerja kita. Maka, pejabat harus mampu menjaga sikap, perilaku, serta memberikan pelayanan terbaik," ujar Sujiwo.
Ia menekankan bahwa esensi kepemimpinan dalam birokrasi adalah pelayanan. Melalui visi "Melaju" (Melayani untuk Maju), ia mengingatkan seluruh jajaran agar bekerja dengan kecepatan dan totalitas.
Baca Juga: Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Ikut Ujian Akhir, Proses Hukum Terus Berjalan
"Kita ini pelayan masyarakat. Saya memposisikan diri sebagai pelayan nomor satu, maka rakyat harus dilayani dengan sebaik-baiknya. Kepemimpinan adalah keteladanan; apa yang diucapkan harus sejalan dengan yang dikerjakan," tegasnya.
Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan. Dari total 29 pendaftar, hanya 17 peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sebanyak 12 pendaftar lainnya gugur karena ketidaklengkapan dokumen seperti LHKPN dan SKP. Dari jumlah tersebut, selain berasal dari internal Pemkab Kubu Raya, terdapat juga peserta dari tingkat provinsi serta peserta dari luar kabupaten.
"Seleksi ini berbasis sistem dan steril dari praktik 'titip-menitip'. Ketelitian dalam administrasi merupakan bagian awal dari penilaian kompetensi," jelas Yusran. Peserta yang lolos tidak hanya berasal dari internal Pemkab Kubu Raya, tetapi juga dari tingkat provinsi dan kabupaten lain.
Kepala BKPSDM Kubu Raya, Anusapati, menambahkan bahwa setelah pembekalan, para peserta akan mengikuti uji kompetensi pada Senin (23/2). Untuk menjamin objektivitas, Pemkab Kubu Raya bekerja sama dengan tim asesor terakreditasi dari Jawa Barat.
"Asesmen ini mencakup penilaian kompetensi teknis, psikologi, serta aspek kepemimpinan. Ini merupakan tahap krusial sebelum menentukan siapa yang layak menduduki jabatan strategis tersebut," pungkas Anusapati. (mrd)
Editor : Hanif