PONTIANAK POST – Suasana Ramadan di kawasan Bandara Internasional Supadio tahun ini terasa lebih hangat. Melalui program “Iftar Ramadan Bahagia – Safari Ramadan”, manajemen Bandara Supadio menggelar buka puasa bersama yang dikemas dengan nuansa kepedulian sosial dan pembinaan keagamaan.
Kegiatan yang digelar di Masjid Al Isro, kawasan Bandara Internasional Supadio, pada Kamis sore, (26/2/2026), ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) InJourney Airports. Acara dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, diawali dengan rangkaian kegiatan religi dan ditutup dengan buka puasa bersama.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Supadio, M Joko Wahyudi mengatakan kegiatan Safari Ramadan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara manajemen bandara, karyawan, dan masyarakat sekitar.
“Ramadan adalah bulan penuh makna. Kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya para santri yatim, penghafal Al-Quran, dan mustahik produktif,” ujar Joko.
Menurutnya, bandara bukan hanya fasilitas transportasi udara, tetapi juga bagian dari ekosistem sosial di wilayah Kubu Raya, Pontianak dan Kalimantan Barat secara umum. Karena itu, pendekatan kemasyarakatan melalui program CSR menjadi komitmen yang terus dijalankan.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan bingkisan istimewa untuk santri yatim dan penghafal Alquran, serta bantuan bagi mustahik produktif. Selain itu, acara juga diisi penampilan santri, pertunjukan religi, serta tausiyah yang menghadirkan Ustaz M. Chaidir Umar.
“Melalui Safari Ramadan ini, kami berharap nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian dapat terus tumbuh. Tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari,” kata Joko.
Dia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur, mulai dari komunitas rohani Islam bandara hingga mitra kerja, menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan program yang berdampak luas.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat namun penuh kehangatan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penampilan santri hingga pembagian doorprize yang menambah semarak suasana.
“Kami dari Manajemen Bandara Supadio akan terus berupaya agar Safari Ramadan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, sekaligus menunjukka bahwa bandara sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada layanan penerbangan, tetapi juga peduli terhadap pembangunan sosial dan spiritual masyarakat sekitar,” pungkas Joko. (ash/ser)
Editor : Hanif