PONTIANAK POST – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyoroti pembangunan masjid di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, yang hingga kini belum rampung. Bangunan rumah ibadah tersebut diketahui telah dikerjakan sekitar lima tahun, namun hingga saat ini, penyelesaiannya masih tertunda.
“Masjidnya kita lihat sendiri, ini sudah kurang lebih lima tahun belum selesai. Jadi nanti keadaan ini kita laporkan ke Pak Bupati,” kata Sukiryanto, Jumat (6/3) saat menghadiri Safari Ramadan di kompleks Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Sungai Ambangah.
Dia mengatakan pemerintah daerah akan terlebih dahulu mempelajari kondisi pembangunan tersebut sebelum menentukan langkah yang bisa diambil. Meski demikian, dia berharap ada dukungan yang dapat diberikan pemerintah daerah agar pembangunan masjid dapat dilanjutkan hingga tuntas.
“Mudah-mudahan nanti paling tidak ada bantuan untuk menyelesaikan sesuai dengan kemampuan keuangan kita saat ini,” ujarnya.
Sukiryanto menilai keberadaan masjid di lingkungan pondok pesantren memiliki peran penting, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan bagi para santri dan masyarakat sekitar.
Dia berharap pembangunan masjid tersebut dapat segera dilanjutkan sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para santri dalam menjalankan aktivitas keagamaan, terutama selama bulan Ramadan.
Kunjungan Sukiryanto ke Ponpes Nurul Jadid merupakan bagian dari rangkaian safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menggelar operasi pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Dalam operasi pasar itu, pemerintah daerah menyediakan sejumlah komoditas bersubsidi, di antaranya elpiji serta bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir.
“Tadi kita ada operasi pasar elpiji dan sembako yang Alhamdulillah telah selesai dilakukan,” kata Sukiryanto.
Dia menambahkan, operasi pasar murah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pangan di tengah meningkatnya permintaan selama bulan puasa.
“Dan tentunya melalui safari Ramadan, pemerintah daerah juga berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meninjau langsung berbagai kebutuhan di lapangan, termasuk sarana ibadah dan fasilitas sosial di wilayah Kabupaten Kubu Raya,” tutupnya. (ash)
Editor : Hanif