PONTIANAK POST – Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan mobil pick up di Jalan KH Abdurrahman Wahid, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (8/3), sekitar pukul 16.30 WIB, menewaskan seorang anak berusia tujuh tahun setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Kecelakaan tersebut melibatkan mobil pick up bernomor polisi KB 8609 AQ yang dikemudikan Mawardi, 20 tahun, dan sepeda motor bernomor polisi KB 2135 MT yang dikendarai Pajar, 29 tahun. Saat kejadian, Pajar membonceng istrinya, LA, 34 tahun, serta anak mereka FM, 7 tahun.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya Iptu Judi Effendhy melalui Kepala Subsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Pajar melaju dari arah Jalan Adisucipto menuju Mekar Sari.
“Diduga pengendara sepeda motor kehilangan keseimbangan sehingga kendaraan melebar ke arah kanan jalan dan kemudian terjatuh,” kata Ade, Senin (9/3) di Sungai Raya.
Baca Juga: Lahan 7,2 Hektare Terbakar di Sungai Kakap, Polisi Pasang Garis Polisi dan Selidiki Penyebabnya
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan atau dari Mekar Sari menuju Pontianak melaju mobil pick up yang dikemudikan Mawardi. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi pick up tidak sempat mengerem ataupun menghindar.
“Tabrakan antara kendaraan pick up dan sepeda motor tersebut tidak dapat dihindari,” ujar Ade.
Akibat benturan tersebut, tiga orang yang berada di sepeda motor mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
FM, anak dari pengendara sepeda motor, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan di rumah sakit. Sementara ibunya, LA, mengalami luka-luka, dan Pajar masih menjalani perawatan medis.
Kata Ade, Polisi menduga kecelakaan terjadi setelah sepeda motor kehilangan kendali saat membawa penumpang sehingga melebar ke jalur berlawanan dan berujung tabrakan.
Satlantas Polres Kubu Raya lanjutnya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika membawa anggota keluarga.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berkendara dengan konsentrasi, menjaga keseimbangan kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” kata Ade.
Menurut dia, kecelakaan lalu lintas kerap dipicu oleh kelalaian pengendara di jalan.
“Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab setiap pengendara. Jangan sampai kelalaian sekecil apa pun berujung pada hilangnya nyawa,” pungkasnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair