Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Asmo Kalbar Perkuat Edukasi Lingkungan, Tanamkan Kepedulian Sampah Sejak Dini

Hanif PP • Rabu, 18 Maret 2026 | 15:38 WIB

Siswa belajar memilah sampah secara langsung dalam kegiatan edukasi lingkungan di sekolah.
Siswa belajar memilah sampah secara langsung dalam kegiatan edukasi lingkungan di sekolah.

PONTIANAK POST — Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dimanfaatkan Astra Motor Kalimantan Barat untuk memperkuat edukasi lingkungan di kalangan pelajar. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya dan Bank Sampah Maju Nasional, kegiatan ini digelar di SDIT Al Karima, Jalan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, pada, Kamis (26/2).

Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, kegiatan tersebut melibatkan perwakilan siswa dari setiap kelas. Mereka tidak hanya mendapatkan materi tentang pengelolaan sampah, tetapi juga praktik langsung memilah dan menangani sampah di lingkungan sekolah.

Ketua Bank Sampah Maju Bahagia, Samfidi, menjelaskan pentingnya pemahaman dasar tentang jenis sampah dan cara penanganannya. Menurut dia, sampah perlu dikategorikan agar dapat dikelola dengan tepat, baik melalui proses daur ulang, pemusnahan, maupun pengemasan yang sesuai.

“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bagaimana membedakan jenis sampah dan langkah penanganannya. Dengan begitu, mereka bisa langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Samfidi dalam kegiatan tersebut.

Kepala SDIT Al Karima, Syabandi, mengatakan sekolahnya telah menerapkan budaya ASALAM, singkatan dari Ada Sampah Langsung Ambil. Ia menilai kebiasaan sederhana ini penting untuk membangun kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan.

“Selama kita mengonsumsi sesuatu, pasti menghasilkan sampah. Dengan budaya ASALAM, kami ingin menanamkan bahwa siapa pun yang melihat sampah harus segera mengambilnya agar lingkungan tetap terjaga,” ujar Syabandi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Astra Motor Kalimantan Barat. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk terus terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan, termasuk mendukung target pemerintah menuju net zero emission.

PIC CSR Astra Motor Kalbar, Eva Wahyuningsih, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti di sini. Siswa-siswi yang terlibat bisa menjadi agen perubahan, dimulai dari pengelolaan sampah kecil yang dihasilkan sehari-hari,” kata Eva.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya menekankan bahwa pengendalian sampah harus dimulai dari sumber terdekat, yakni rumah tangga dan individu. Disiplin dalam memilah dan membuang sampah dinilai berdampak langsung pada kualitas lingkungan. Jika kebiasaan itu diterapkan secara konsisten, lingkungan menjadi lebih sehat, aliran air terjaga, dan risiko banjir dapat diminimalkan. (ash)

Editor : Hanif
#pelajar #pengelolaan sampah #edukasi #astra motor honda