Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

UGD RSUD TBSI Kubu Raya Mulai Beroperasi, Peresmian Rumah Sakit Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Hanif PP • Jumat, 27 Maret 2026 | 14:01 WIB

 

Wan Iwansyah
Wan Iwansyah

PONTIANAK POST – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kabupaten Kubu Raya secara fisik telah rampung. Namun, hingga kini rumah sakit tersebut belum beroperasi secara penuh karena masih menunggu kelengkapan peralatan medis serta jadwal peresmian dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Wan Iwansyah mengatakan, secara umum pembangunan fisik rumah sakit yang baru telah selesai. Meski demikian, masih terdapat sejumlah peralatan yang belum seluruhnya masuk.

“Kalau untuk RSUD Tuan Besar Syarif Idrus sampai hari ini secara fisik semuanya sudah rampung. Hanya saja masih ada beberapa peralatan yang belum masuk,” kata Wan Iwansyah kepada Pontianak Post, Kamis (26/3) di Sungai Raya.

Meski belum beroperasi penuh, pelayanan di rumah sakit baru tersebut mulai difungsikan secara bertahap. Sejak 1 Maret lalu, layanan Unit Gawat Darurat (UGD) umum sudah dipindahkan ke gedung rumah sakit yang baru.

Menurut Wan Iwansyah, masyarakat yang membutuhkan pelayanan darurat umum kini langsung diarahkan ke UGD di rumah sakit baru. Sementara itu, untuk pelayanan yang bersifat obstetri dan neonatal masih dilayani di UGD lama.

“Sejak 1 Maret kemarin UGD sudah mulai difungsikan. Jadi untuk UGD yang umum itu langsung ke rumah sakit yang baru. Sedangkan yang sifatnya obstetri dan neonatal masih di UGD yang lama,” jelasnya.

Sementara itu, untuk peresmian operasional rumah sakit baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Hal ini menyusul kunjungan menteri kesehatan beberapa waktu lalu yang meninjau langsung kesiapan fasilitas rumah sakit tersebut. Dia menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung kesiapan RSUD TBSI sebelum nantinya diresmikan.

“Waktu itu Pak Menteri meninjau bagaimana kesiapan rumah sakit ini untuk diresmikan oleh Presiden,” ujarnya.

Pihak rumah sakit, kata dia, juga telah mengirimkan surat kepada Sekretariat Presiden terkait rencana peresmian tersebut. Namun hingga kini belum ada jawaban resmi mengenai jadwal pelaksanaannya.

“Pada prinsipnya kita siap kapan pun jika diminta,” katanya.

Wan Iwansyah menambahkan, pihaknya berharap peresmian rumah sakit tersebut dapat dilakukan langsung oleh Presiden. Terlebih dari hasil peninjauan menkes sebelumnya, kesan yang diberikan terhadap rumah sakit tersebut dinilai cukup positif.

“Kalau melihat kesan Pak Menkes kemarin cukup bagus terhadap rumah sakit ini. Mudah-mudahan saja kita berdoa semoga Presiden yang langsung meresmikannya,” ujarnya.

Dari sisi kapasitas, RSUD TBSI yang baru dirancang memiliki lebih dari 100 tempat tidur. Jumlah tersebut menjadi syarat minimal bagi rumah sakit dengan klasifikasi tipe C.

Namun untuk saat ini layanan rawat inap masih menggunakan fasilitas di rumah sakit lama. Hal itu dilakukan sambil menunggu seluruh fasilitas di gedung baru benar-benar siap dioperasikan.

“Untuk rawat inap memang belum kita pindahkan. Saat ini masih menggunakan rumah sakit yang lama,” jelas Wan.

Saat ini jumlah tempat tidur yang tersedia di rumah sakit lama sekitar 50 unit. Nantinya setelah seluruh fasilitas di gedung baru siap, seluruh layanan akan dipindahkan dan dioperasikan secara penuh di RSUD TBSI yang baru.

“Kalau sekarang di rumah sakit lama sekitar lima puluhan tempat tidur. Nanti kalau semuanya sudah siap dan perubahan tipe selesai, rumah sakit yang baru akan difungsikan secara penuh,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#peresmian #RSUD TBSI Kubu Raya #Peralatan #rumah sakit #ugd