Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Semarak Tanpa Bebani APBD, Gema Idulfitri Kubu Raya Disambut Antusias Warga

Ashri Isnaini • Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:46 WIB

Kebersamaan penuh kehangatan Bupati Kubu Raya, Sujiwo dan Wabup Kubu Raya Sukiryanto dengan masyarakat mewarnai Gema Idulfitri di Bundaran Gaforaya, Jumat malam (27/3).
Kebersamaan penuh kehangatan Bupati Kubu Raya, Sujiwo dan Wabup Kubu Raya Sukiryanto dengan masyarakat mewarnai Gema Idulfitri di Bundaran Gaforaya, Jumat malam (27/3).

PONTIANAK POST — Ribuan warga memadati Bundaran Gaforaya, Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat malam, (27/3). Mereka datang untuk menyaksikan rangkaian kegiatan Gema Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Sejak awal hingga akhir acara, suasana berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. 

Beragam pertunjukan ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari hadrah, kasidah, tarian hingga musik Islami. Kemeriahan semakin terasa saat pesta kembang api menghiasi langit malam, menjadi daya tarik utama yang memikat perhatian masyarakat.

Di sela kegiatan, Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyampaikan bahwa Gema Idulfitri tidak sekadar hiburan, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Menurut dia, suasana Idulfitri yang masih terasa di bulan Syawal dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat silaturahmi dan persaudaraan.

“Momentum Idulfitri ini kita jadikan sarana mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan,” ujar Sujiwo.

Baca Juga: Polisi Segel Lahan Terbakar di Kubu Raya, 9 Titik Dipasang Garis Polisi

Dia menegaskan, dirinya bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tidak ingin ada jarak dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah berupaya membangun kedekatan dan kebersamaan.

“Kami tidak ingin ada sekat dengan masyarakat. Ini menjadi momentum untuk membangun kemesraan dan saling bermaaf-maafan,” katanya.

Meski berlangsung semarak, Sujiwo memastikan kegiatan tersebut tetap mengedepankan prinsip efisiensi anggaran. Ia menegaskan, sebagian besar kebutuhan acara, termasuk panggung, hiburan, hingga konsumsi, berasal dari partisipasi para donatur dan relasi, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kegiatan ini minim penggunaan APBD. Bahkan kembang api yang ditampilkan tidak menggunakan APBD sama sekali. Sebagian besar didukung oleh partisipasi sahabat dan donatur,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika pun terdapat penggunaan anggaran daerah, porsinya sangat kecil, tidak lebih dari 15 persen dari total kebutuhan kegiatan.

Baca Juga: Karhutla Meluas di Kubu Raya, Puluhan Hektare Lahan Gambut Terbakar

Sujiwo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, termasuk TNI, Polri, dan pimpinan DPRD, yang telah mendukung kelancaran acara. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, Sujiwo bersama jajaran pemerintah daerah turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada masyarakat Kubu Raya. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan dalam menjalankan pemerintahan.

“Selamat Hari Raya Idulfitri, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya,” kata Sujiwo, seraya  menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kubu Raya, meskipun diakui masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki. (ash)

Editor : Miftahul Khair
#Bundaran Gaforaya #Bupati sujiwo #semarak #Gema Idulfitri Kubu Raya