Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kesbangpol Kubu Raya Minta Ormas Aktif Edukasi Warga untuk Mencegah Karhutla Saat Kemarau

Ashri Isnaini • Senin, 30 Maret 2026 | 13:38 WIB

 

Amini Maros
Amini Maros

PONTIANAK POST - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya, Amini Maros, mengimbau ratusan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peran tersebut dinilai penting, terutama menghadapi potensi musim kemarau panjang yang berisiko memicu peningkatan titik api.

Amini mengatakan, sedikitnya 222 ormas yang telah terdata secara administratif di Kesbangpol diharapkan dapat membantu pemerintah, tidak hanya dalam penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi juga dalam upaya pencegahan sejak dini.

“Peran ormas tidak hanya memadamkan titik api, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang dampak karhutla dan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Amini Maros, Minggu (29/3) di Sungai Raya.

Menurut dia, karhutla bukan semata tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ormas diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan bahaya karhutla di lingkungan masing-masing.

Kesbangpol, kata Amini, mendorong ormas untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dampak luas kebakaran lahan, mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan lingkungan, hingga terganggunya aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Imbauan ini disampaikan seiring prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih panjang. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan kerawanan terjadinya karhutla di sejumlah wilayah di Kubu Raya.

“Saat ini terdapat 222 ormas yang tersebar di sembilan kecamatan dan telah terdata secara administratif,” ujar Amini.

Namun demikian, ia mengungkapkan masih terdapat ratusan ormas lain yang belum melengkapi administrasi dan belum terdaftar resmi di Kesbangpol. Secara keseluruhan, jumlah ormas di Kubu Raya diperkirakan mencapai sekitar 500 organisasi.

Amini meminta ormas yang belum terdata untuk segera melengkapi dokumen kepengurusan agar dapat diakui secara resmi dan dilibatkan dalam berbagai program pemerintah, termasuk upaya pencegahan karhutla.

“Partisipasi aktif seluruh ormas sangat dibutuhkan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat dan risiko karhutla dapat ditekan,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#kesbangpol #titik api #Edukasi Warga #Ormas #karhutla #kubu raya #kemarau panjang