PONTIANAK POST – Pemilihan Lanceng Praben Kabupaten Kubu Raya dan Provinsi Kalimantan Barat 2026, Sabtu malam (4/4) berlangsung meriah di Qubu Resort, Sungai Raya. Ajang pemilihan duta putra-putri Madura itu dinilai menjadi ruang strategis untuk mendorong peran generasi muda dalam pelestarian budaya sekaligus pengembangan sektor pariwisata.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengapresiasi inisiatif Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai Lanceng Praben tidak hanya menjadi simbol representasi budaya, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pemilihan Lanceng Praben ini erat kaitannya dengan budaya. Budaya adalah jati diri bangsa yang juga menjadi bagian dari konsep Trisakti,” ujar Sujiwo.
Pada ajang tersebut, Ahmad Zakariya dari Kecamatan Sungai Ambawang dan Dela Nurfaizah dari Kecamatan Kubu terpilih sebagai Lanceng Praben Kubu Raya 2026. Adapun gelar Lanceng Praben Kalbar 2026 diraih Reuben Reviadiputra dari Kabupaten Sambas dan Suci Licin Nur Fadilah dari Kabupaten Kubu Raya.
Baca Juga: Terjatuh dari Kapal di Sungai Kapuas, ABK TB Sinar Marine 05 Ditemukan Meninggal Dunia
Sujiwo menegaskan, pemerintah daerah mendukung setiap upaya pelestarian budaya lintas etnis. Menurut dia, keberagaman budaya di Kalbar merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.
“Semua budaya etnis akan kita dukung. Ini termasuk budaya masyarakat Madura. Dalam waktu dekat juga akan ada Naik Dango, budaya masyarakat Dayak, yang juga kita dukung penuh,” katanya.
Dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan tersebut, kata Sujiwo, diwujudkan melalui keterlibatan sejumlah perangkat daerah. Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan dikerahkan untuk pengamanan dan kelancaran lalu lintas, sementara Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata turut memberikan dukungan teknis.
“Pemerintah bersama panitia berupaya memastikan kegiatan berjalan maksimal, termasuk langkah-langkah preventif untuk meminimalkan potensi dampak negatif,” tutupnya, seraya mengatakan Pemilihan Lanceng Praben diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga melahirkan figur muda yang mampu menjadi duta budaya sekaligus penggerak kreativitas di tengah masyarakat. (ash)
Editor : Hanif