Wabup Kubu Raya Adukan Masalah Koperasi ke Menkopolkam, Sukiryanto: Modal hingga Distribusi Pangan Tersendat

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Jumat, 17 April 2026 | 11:42 WIB
TINJAU: Wabup Kubu Raya Sukiryanto mendampingi Menkopolkam, Djamari Chaniago meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kamis (16/4). (ISTIMEWA)
TINJAU: Wabup Kubu Raya Sukiryanto mendampingi Menkopolkam, Djamari Chaniago meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kamis (16/4). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto memanfaatkan kunjungan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kamis (16/4), untuk menyampaikan sejumlah persoalan krusial yang dihadapi koperasi.

Masalah yang disorot mulai dari akses permodalan yang belum optimal hingga distribusi bahan kebutuhan pokok yang tersendat.

“Alhamdulillah, kami hadir bersama Pak Gubernur mendampingi Pak Menkopolkam. Beliau merespons langsung berbagai keluhan yang disampaikan, terutama terkait permodalan yang belum terakomodir melalui LPDB dan pembiayaan yang juga belum terealisasi,” ujar Sukiryanto usai peninjauan.

Selain pembiayaan, harga pupuk menjadi perhatian. Pengurus koperasi mengeluhkan harga pupuk di koperasi justru lebih mahal dibandingkan di luar desa, sehingga sulit bersaing.

Baca Juga: Yon Parako 466 Pasgat dan Basarnas Evakuasi Jenazah Korban Heli PK-CFX ke Supadio

“Tadi disampaikan pupuk yang diambil koperasi malah lebih mahal dibanding beli di Sungai Rengas. Bahkan masih ada tumpukan karung pupuk yang belum laku terjual. Ini tentu perlu ditinjau kembali,” katanya.

Kondisi tersebut dinilai dapat melemahkan peran koperasi sebagai penopang ekonomi masyarakat desa, khususnya sektor pertanian.

Distribusi bahan pokok juga menjadi sorotan. Sukiryanto menyebut pasokan beras Bulog dan minyak goreng sudah beberapa bulan tidak masuk ke wilayah tersebut.

“Beras Bulog sudah sekitar tiga bulan belum masuk. Begitu juga minyak kita tidak ada. Ini perlu dukungan agar program pemerintah pusat benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap kunjungan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah pusat untuk memperbaiki sistem pendukung koperasi desa.

Baca Juga: Kemenag Pontianak Gelar Simmaisling Putaran 92 untuk Perkuat Layanan Keagamaan ke Masyarakat

“Kalau koperasi desa ingin maju, akses pembiayaan harus mudah dan harga barang harus lebih kompetitif,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
Koperasi distribusi pangan Wabup Kubu Raya KDMP menkopolhukam