Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Buka Seminar Naik Dango, Bupati Kubu Raya Tekankan Toleransi sebagai Kunci Pembangunan Daerah

Ashri Isnaini • Senin, 27 April 2026 | 10:53 WIB
Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menghadiri Seminar Naik Dango ke-41 Tahun 2026 di Mega Tenda, Paroki St. Fidelis, Jalan Trans Kalimantan, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang.
Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menghadiri Seminar Naik Dango ke-41 Tahun 2026 di Mega Tenda, Paroki St. Fidelis, Jalan Trans Kalimantan, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang.

PONTIANAK POST Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan bahwa kekuatan utama dalam mendorong pembangunan daerah bukan semata pada besarnya anggaran, melainkan pada kokohnya persatuan dan kesatuan masyarakat.

Menurut Sujiwo, besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan memberikan dampak signifikan jika tidak diiringi dengan harmonisasi sosial di tengah masyarakat.

“Sebanyak apapun anggaran negara, sebanyak apapun anggaran daerah, ketika persatuan tercabik-cabik, harmonisasi tidak terbangun dengan baik, toleransi tidak terbangun dengan baik, uang itu enggak akan ada manfaatnya,” ucapnya, Sabtu (25/4) saat membuka Seminar Naik Dango ke-41 Tahun 2026 di Mega Tenda, Paroki St. Fidelis, Jalan Trans Kalimantan, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang.

Dia menekankan, modal sosial berupa toleransi di tengah keberagaman etnis dan agama justru menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan serta menggerakkan roda perekonomian daerah.

Baca Juga: Sekda Kalbar Ingatkan Lulusan UMP Adaptif Hadapi Dunia Kerja Kompetitif dan Perubahan Teknologi

“Maka saya katakan, modal utama membangun daerah ini adalah persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Sujiwo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terjebak dalam perdebatan perbedaan identitas. Dia menilai seluruh agama pada dasarnya mengajarkan nilai-nilai kebaikan, sehingga yang perlu diperkuat adalah semangat saling menghormati dan menghargai.

“Toleransi harus diwujudkan dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan demi terciptanya harmoni yang sesungguhnya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, lanjut dia, berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat kondisi sosial yang harmonis tersebut. Bahkan, upaya itu akan dimaksimalkan agar persatuan benar-benar menjadi kekuatan utama dalam pembangunan daerah.

“Kondisi ini terus akan kami pertahankan. Bila perlu kita maksimalkan lagi supaya betul-betul harmoni ini terbangun dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga: Panorama Jetski Hadir di Kapuas, Edi Kamtono Apresiasi Inovasi Wisata Generasi Muda Pontianak

Sujiwo kembali menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan faktor kunci yang tidak tergantikan oleh besarnya anggaran.

“Karena sejatinya, persatuan itulah faktor utama, bukan APBN atau APBD yang besar,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#pembangunan daerah #Naik Dango #Bupati Kubu Raya #sujiwo #seminar